Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
MEDAN

UMSU Kerahkan Tim Medis dan Logistik ke Sibolga-Tapteng, Salurkan 500 Paket Sembako Pascabencana

Mistar.idSelasa, 30 Desember 2025 18.36
journalist-avatar-top
AA
umsu_kerahkan_tim_medis_dan_logistik_ke_sibolgatapteng_salurkan_500_paket_sembako_pascabencana

Sejumlah relawan dari UMSU dikerahkan ke wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapteng. (Foto: dok UMSU/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan menerjunkan tim relawan ke wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Aksi ini dikemas dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana "Aksi Nyata Kampus Berdampak" yang didukung oleh Kemendiktisaintek RI.

Rombongan yang terdiri dari dokter, tenaga medis, akademisi, dan mahasiswa berangkat dari Medan pada Minggu (14/12/2025). Setelah menempuh perjalanan 12 jam melalui jalur ekstrem pegunungan, tim langsung bergerak memberikan pelayanan kesehatan serta mendistribusikan bantuan logistik di titik-titik parah seperti Kecamatan Barus, Kecamatan Tukka, dan Kelurahan Aek Manis.

Ketua Tim PKM UMSU, Assoc Prof Dr M Fitra Zambak merincikan bantuan yang disalurkan untuk meringankan beban para penyintas bencana di pesisir barat Sumatera Utara tersebut.

"Total paket sembako yang disalurkan sebanyak 500 paket, dengan rincian 200 paket untuk Kota Sibolga dan 300 paket untuk Kabupaten Tapteng. Kami juga membawa 200 paket perlengkapan sekolah untuk membantu anak-anak kembali belajar," kata Fitra, Selasa (30/12/2025).

Selain kebutuhan pokok, UMSU juga memberikan bantuan infrastruktur energi berupa dua unit genset tipe silent terbaru berkekuatan 2000 Watt. Alat ini diserahkan kepada PCM Barus dan Sipange guna mendukung operasional kelistrikan di wilayah yang mengalami gangguan jaringan akibat longsor.

Wakil Rektor III UMSU, Assoc Prof Dr Rudianto menekankan kehadiran UMSU tidak hanya membawa barang fisik, tetapi juga keahlian profesional untuk pemulihan jangka panjang.

“Tim diperkuat tenaga medis untuk pelayanan kesehatan dan pendampingan psikososial. Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya tercukupi kebutuhan fisiknya, tetapi juga mendapatkan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pascabencana,” katanya.

Program ini merupakan bagian dari pelepasan empat tim relawan UMSU yang juga disebar ke wilayah Tapanuli Selatan, Langkat, dan Aceh Tamiang. Dana kegiatan ini bersumber dari dukungan penuh Kemendiktisaintek RI serta donasi mandiri sivitas akademika UMSU.

Ketua PDM Kota Sibolga, Yusran Pasaribu, memberikan apresiasi atas respons berkelanjutan yang diberikan UMSU. Menurutnya, keterlibatan institusi pendidikan sangat membantu dalam fase transisi dari tanggap darurat menuju tahap rehabilitasi.

“Penanganan bencana tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat saja. Kami akan membentuk pos pelayanan di titik terdampak untuk mengawal proses pemulihan hingga tuntas,” ucapnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN