Saturday, June 6, 2026
home_banner_first
MEDAN

Sutrisno Pangaribuan Optimis PDIP Menang, Dapat Jabatan Strategis Politik di Sumut

Mistar.idMinggu, 23 November 2025 05.00
JS
MA
sutrisno_pangaribuan_optimis_pdip_menang_dapat_jabatan_strategis_politik_di_sumut

Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan (kanan) saat mendampingi Rapidin Simbolon. (foto:ari/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Salah seorang figur politik Sumatera Utara (Sumut), Sutrisno Pangaribuan, kembali mendapatkan penugasan strategis di internal PDI Perjuangan Sumut.

Sebelumnya, ia dikenal sebagai juru bicara tim pemenangan Ganjar–Mahfud dan pasangan calon Gubernur Sumut Edy–Hasan.

Pada Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDIP Sumut sebelumnya, Sutrisno ditunjuk oleh Rapidin Simbolon selaku Ketua PDIP Sumut sebagai Wakil Ketua Bidang Politik Periode 2025–2030.

Atas jabatan strategis tersebut, Sutrisno menegaskan bahwa amanah itu merupakan tanggung jawab besar dalam memperkuat konsolidasi politik PDIP di Sumut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Rapidin Simbolon atas kepercayaannya menunjuk saya sebagai Wakil Ketua Bidang Politik. Beliau menebar optimisme kepada seluruh peserta Konferda dengan target menang Pilpres 2029, Pilkada, dan meningkatkan kursi legislatif,” katanya kepada wartawan, Sabtu (22/11/2025).

Ia menyampaikan bahwa tugas barunya akan difokuskan pada penguatan basis tradisional PDIP, serta ekspansi ke wilayah abu-abu dan black area. Strategi politik yang akan dibangun berbasis pendidikan politik langsung ke komunitas.

“Sebagai wakil ketua bidang politik, tentunya saya akan membantu Pak Rapidin menggalang partisipasi rakyat secara optimal. Kami akan melakukan pendidikan politik yang menjangkau komunitas basis, sekaligus mengoptimalkan kantor-kantor partai dari DPD hingga ranting sebagai ruang dialog politik,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa partisipasi politik masyarakat akan diperluas melalui pelibatan kelompok, komunitas, dan individu dalam memberi masukan kepada partai. Pendekatan humanis dan kerakyatan menjadi strategi utama.

“Kami akan belajar keras untuk mampu meyakinkan rakyat memilih PDIP di Pilpres, Pileg, dan Pilkada. Kami mengikuti perintah Ibu Megawati yang mengatakan, menangis dan tertawa bersama rakyat,” katanya.

Ia menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas kader dan pengurus partai. Menurutnya, setiap struktur harus mampu membaca fenomena politik (impresi) dan meresponsnya secara tepat berdasarkan ideologi partai. Ia menargetkan lahirnya juru bicara yang kuat di setiap tingkatan.

“Kami akan sungguh-sungguh mendidik dan melatih juru bicara politik, termasuk meningkatkan kapasitas anggota legislatif sebagai corong rakyat dan partai. Mereka harus cakap menangkap dinamika di tengah warga serta mampu menawarkan ide dan gagasan politik,” ujarnya. (hm16)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN