Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
MEDAN

Respons Pertamina Sumbagut Soal Antrean Solar di SPBU Raya Simalungun

Mistar.idSelasa, 2 Juni 2026 pukul 21.00 WIB
respons_pertamina_sumbagut_soal_antrean_solar_di_spbu_raya_simalungun_

Antrean kendaraan menunggu pengisian solar di SPBU Raya. (foto: indra/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) angkat bicara menanggapi maraknya pemberitaan terkait antrean panjang kendaraan yang mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Raya, Kabupaten Simalungun.

Pertamina memastikan hingga saat ini proses penyaluran serta distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi di SPBU tersebut masih tetap berjalan secara reguler.

Manajemen mengklaim proses operasional di lapangan telah dilaksanakan sesuai dengan alokasi, serta ketentuan yang dipatok oleh pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Berdasarkan data internal penyaluran, Pertamina mencatat adanya lonjakan volume pergerakan grafik tingkat konsumsi Solar subsidi yang sangat tinggi di SPBU kawasan Raya tersebut sepanjang periode berjalan.

Akibatnya, realisasi penyaluran riil di lapangan kedapatan telah berada di atas porsi kuota bulanan yang disediakan oleh regulator.

Guna mengantisipasi meluasnya antrean, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus mengawal sirkulasi pasokan agar distribusi BBM bersubsidi tetap mengalir secara berkelanjutan ke wilayah Kabupaten Simalungun dengan tetap mengacu pada koridor regulasi.

"Menanggapi kondisi tersebut, Pertamina terus menjalankan distribusi BBM subsidi secara berkelanjutan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap kebijakan dan alokasi kuota yang telah ditetapkan regulator," kata Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, Selasa (2/6/2026).

Sebagai langkah taktis mitigasi di lapangan, Pertamina kini memperkuat fungsi pemantauan (monitoring) pengawasan distribusi di area hulu dan hilir guna menjamin pasokan energi bersubsidi tersebut bisa dinikmati oleh masyarakat pengguna yang memang berhak (tepat sasaran).

Langkah koordinasi intensif juga terus digalang bersama pihak pengelola manajemen SPBU Raya, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, serta aparat penegak hukum setempat demi mendukung kondusifitas serta kelancaran distribusi energi di jalur lintas tersebut.

"Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu bijak dan menggunakan BBM subsidi sesuai dengan peruntukan dan ketentuan yang berlaku. Hal ini sangat penting agar tata edar distribusi energi di Sumatera Utara dapat berjalan secara lebih optimal, sehat, dan berkelanjutan," ucapnya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan stok, layanan keluhan operasional, maupun pelaporan indikasi penyalahgunaan BBM subsidi di wilayahnya, Pertamina membuka akses komunikasi publik secara transparan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN