Poldasu Pastikan Medan Kondusif Pascablackout

Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Sonny Irawan saat memberi keterangan kepada awak media. (Foto: Putra/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Polda Sumatera Utara (Poldasu) memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Medan tetap kondusif pasca-pemadaman listrik secara total (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra sejak Jumat (22/5/2026) sore.
Untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas akibat padamnya listrik, jajaran kepolisian langsung menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan memperbanyak patroli dan pengamanan di titik rawan.
Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Sonny Irawan mengatakan, langkah cepat dilakukan usai gangguan jaringan sistem Muara Bungo, Jambi terjadi sekitar pukul 18.44 WIB.
“Sejak malam kejadian, Bapak Kapolda bersama seluruh jajaran melaksanakan deteksi dini, patroli, dan KRYD untuk mengantisipasi dampak blackout. Sampai saat ini situasi tetap aman dan tidak ada kejadian menonjol,” ucapnya usai menggelar apel KRYD di Lapangan Merdeka, Sabtu (23/5/2026) malam.
Ia menjelaskan, personel disiagakan di 29 Polres yang tersebar di 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara guna memastikan masyarakat tetap aman beraktivitas meski sebagian wilayah masih mengalami pemadaman listrik.
Selain fokus pada pengamanan, Poldasu juga terus berkoordinasi dengan PLN terkait percepatan pemulihan listrik. “Kami berharap pemulihan segera maksimal. Koordinasi terus dilakukan bersama PLN, baik lewat komunikasi langsung maupun pengecekan ke lapangan,” katanya.
Poldasu juga memastikan distribusi BBM di Sumut tetap berjalan normal. Polisi telah berkoordinasi dengan Pertamina dan pengelola SPBU guna mengantisipasi kendala transaksi barcode akibat gangguan jaringan telekomunikasi saat blackout terjadi.
“Ketersediaan BBM masih aman dan normal. Memang ada sedikit laporan terkait transaksi barcode yang mengalami gangguan, kemungkinan karena jaringan telekomunikasi. Namun hasil koordinasi kami dengan SPBU, saat ini sudah lancar. Kalau ada kepadatan, itu karena panic buying. Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik buying,” ujarnya. (hm25)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER

























