Wednesday, July 8, 2026
home_banner_first
MEDAN

Pimpinan DPRD Sumut Pastikan Pembangunan Infrastruktur di Langkat Tetap Berjalan

Mistar.idRabu, 8 Juli 2026 pukul 13.37 WIB
pimpinan_dprd_sumut_pastikan_pembangunan_infrastruktur_di_langkat_tetap_berjalan

Wakil Ketua DPRD Sumut, Ricky Anthony (tengah), saat menyampaikan kepastian pembangunan infrastruktur kepada Pemkab Langkat. (Foto: Humas DPRD Sumut/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), Ricky Anthony, memastikan pembangunan infrastruktur jalan dan bronjong di Kabupaten Langkat akan tetap dilakukan dan berjalan dengan menggunakan anggaran sebesar Rp64,2 miliar.

Ia menyampaikan, anggaran tersebut sebelumnya telah disepakati oleh Badan Anggaran DPRD Sumut. Hal itu disampaikannya untuk memastikan tidak ada hambatan dalam pembangunan di Langkat meskipun saat ini Bupati Langkat terjaring OTT KPK.

“Alhamdulillah, untuk anggaran pada tahun ini ada beberapa titik jalan yang akan diperbaiki dengan anggaran yang bersumber dari APBD Provinsi Sumut,” ujarnya kepada Mistar, Rabu (8/7/2026).

Ia merincikan, adapun ruas jalan yang akan dilakukan pembangunan di antaranya ruas jalan Kuala-Simpang Marike sepanjang 3 kilometer. Pada titik tersebut, ia mengungkapkan anggaran yang telah disiapkan senilai Rp18 miliar.

Sementara itu, ia mengungkapkan ruas jalan Provinsi Tanjung Selamat-Simpang 3 Namu Unggas akan diperbaiki sepanjang 2 kilometer dengan pagu sebesar Rp12 miliar, serta perbaikan ruas jalan Simpang Marike-Timbang Lawang sepanjang 5,7 kilometer dengan anggaran Rp34,2 miliar.

“Selain pembangunan jalan, Pemprov Sumut nantinya akan melakukan pembangunan jembatan dan pemasangan bronjong di Kabupaten Langkat pada tahun 2026 ini,” kata Pimpinan Badan Anggaran DPRD Sumut itu.

Ia menyebutkan beberapa jembatan yang akan dibangun, di antaranya di ruas Simpang 3 Namu Unggas-Tangkahan, dengan panjang 15 meter dan anggaran Rp2,5 miliar. Sementara untuk bronjong, katanya, pada ruas Kuala-Simpang Marike akan dibangun sebanyak empat titik dengan anggaran senilai Rp3 miliar.

“Nantinya pada akhir tahun semoga dapat kita tambah. Ini semua kita lakukan berkat suara dan dukungan masyarakat Kabupaten Langkat, agar pemerintah dapat melaksanakan pembangunan jalan milik provinsi di Negeri Bertuah ini,” tuturnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN