Friday, June 5, 2026
home_banner_first
MEDAN

Penjualan Kue Natal di Pasar Ramai Medan Anjlok hingga 50 Persen, Pedagang Keluhkan Daya Beli

Mistar.idRabu, 17 Desember 2025 15.34
journalist-avatar-top
AA
penjualan_kue_natal_di_pasar_ramai_medan_anjlok_hingga_50_persen_pedagang_keluhkan_daya_beli

Toko kue kering jelang Natal di Pasar Ramai, Kota Medan, alami penurunan omset 50 persen pada Natal 2025. (Foto: amita/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Penjualan kue-kue Natal di Pasar Ramai, Kota Medan, menjelang perayaan tahun ini dilaporkan menurun drastis, dengan perkiraan penurunan mencapai 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Para pedagang menduga kondisi ekonomi yang lesu serta dampak psikologis pascabencana banjir yang melanda Sumatera Utara (Sumut) menjadi penyebab utama melambatnya daya beli masyarakat.

Pemilik Toko Kue Alui di Pasar Ramai, Achin, menyatakan suasana pasar saat ini terasa sepi menjelang perayaan Natal.

“Tahun ini agak sunyi, penjualan turun 50 persen. Betul-betul sunyi, mungkin karena kemarin banjir. Jadi orang pun tidak ada minat lagi,” kata Achin, Rabu (17/12/2025). Ia menduga masyarakat memilih merayakan Natal secara lebih sederhana tahun ini.

Achin memperkirakan penjualan baru akan mulai ramai pada tanggal 20 Desember ke atas, seiring meningkatnya permintaan untuk persiapan Natal dan Tahun Baru.

Adapun kue yang paling banyak dicari pelanggan meliputi kue kering seperti nastar, kacang-kacangan, sirup, serta camilan ringan.

Achin juga melayani pemesanan secara daring, meskipun penjualan online lebih didominasi oleh kue basah. Kisaran harga kue di Toko Alui, yakni Rp15.000 hingga Rp150.000 per toples untuk kue kering.

Pelanggan Toko Kue Alui tidak hanya berasal dari Kota Medan, tetapi juga dari luar kota seperti Pematangsiantar.

Senada dengan Achin, penjual kue basah, Yetli, juga mengakui adanya perlambatan penjualan.

“Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, sepertinya tidak bisa dibandingkan. Tahun ini saja semua usaha turun. Apalagi masalah kebanjiran kemarin, jadinya ekonomi agak surut,” ucap Yetli.

Yetli menyebutkan perlambatan penjualan sudah terasa sejak sekitar bulan Juli dan Agustus. Namun, menjelang Natal, ada beberapa jenis kue yang paling laris, seperti bolu sunkist, bolu gulung, dan agar-agar.

Harga kue basah yang dijual Yetli berkisar antara Rp25.000 hingga Rp110.000. Momen puncak penjualan bolu biasanya terjadi pada H-2 Natal. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN