Sunday, September 27, 2026
home_banner_first
MEDAN

KM Anugerah Jaya Mati Mesin di Perairan Aceh Singkil, 21 Penumpang Dievakuasi

Mistar.idMinggu, 27 September 2026 pukul 14.08 WIB
km_anugerah_jaya_mati_mesin_di_perairan_aceh_singkil_21_penumpang_dievakuasi

Proses evakuasi penumpang KM Anugerah Jaya oleh TNI AL. (Foto: Dispen Kodaeral I)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I melalui personel Posal Singkil bersama Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 21 penumpang KM Anugerah Jaya yang mengalami gangguan mesin di perairan Aceh Singkil, Sabtu (26/9/2026).

Kepala Dinas Penerangan Kodaeral I Kolonel Wahyu Kurniawan dalam keterangan tertulis yang diterima Mistar, Minggu (27/9/2026), mengatakan proses evakuasi dilakukan setelah Posal Singkil menerima informasi mengenai kapal yang mengalami gangguan mesin.

KM Anugerah Jaya yang dinakhodai Abdul Khafi bertolak dari Pelabuhan Pulau Balai, Kecamatan Pulau Banyak, menuju Anak Laut, Aceh Singkil, sekitar pukul 15.50 WIB.

Kapal tersebut membawa 21 penumpang yang terdiri dari 15 orang dewasa dan enam anak-anak, serta mengangkut 20 fiber berisi ikan basah.

Sekitar pukul 17.00 WIB, kapal mengalami gangguan mesin. Nakhoda kemudian berupaya melakukan perbaikan hingga mesin kembali berfungsi dan kapal dapat melanjutkan perjalanan dengan kecepatan rendah.

Namun, ketika kapal berada sekitar empat mil laut dari daratan, gelombang menghantam kapal dan menyebabkan mesin kembali bermasalah.

Upaya perbaikan kedua tidak membuahkan hasil. Sekitar pukul 18.00 WIB, nakhoda akhirnya meminta bantuan untuk mengevakuasi seluruh penumpang ke daratan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Posal Singkil segera berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait. Tim yang terlibat antara lain Basarnas, BPBD, Satpolairud, Panglima Laot, KPLP, serta nelayan setempat.

Sekitar pukul 20.00 WIB, Tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi berdasarkan titik terakhir keberadaan KM Anugerah Jaya.

Lima menit kemudian, tepat sekitar pukul 20.05 WIB, tim berhasil menemukan kapal tersebut.

Sebanyak 16 penumpang kemudian dievakuasi menggunakan RHIB KPLP menuju tangkahan atau dermaga Mak Jala, Pulau Sarok.

Sementara itu, KM Anugerah Jaya ditarik oleh kapal nelayan menuju Pelabuhan Anak Laut.

KM Anugerah Jaya tiba di Pelabuhan atau Dermaga Anak Laut, Aceh Singkil, sekitar pukul 22.15 WIB.

Lima penumpang yang masih berada di kapal kemudian berhasil dievakuasi sehingga seluruh 21 penumpang dapat diselamatkan.

Dalam proses evakuasi, seorang penumpang perempuan sempat mengalami pingsan. Penumpang tersebut langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Seluruh rangkaian operasi SAR berlangsung aman dan lancar. Tidak ada korban jiwa dalam insiden gangguan mesin KM Anugerah Jaya tersebut.

Kodaeral I menyebut keberhasilan evakuasi menunjukkan koordinasi antara TNI AL, unsur SAR, instansi terkait, dan masyarakat dalam memberikan pertolongan kepada warga yang menghadapi keadaan darurat di laut.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN