Kabut Asap Karhutla Mulai Menghilang dari Sumut, Kualitas Udara Membaik

Peta sebaran asap karhutla di sebagian wilayah Sumut, Senin (19/10/2026). (Foto: BMKG/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai hilang di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Kabut asap sempat menyelimuti seluruh kabupaten/kota Sumut termasuk Medan, sejak Rabu (14/10/2026) hingga Jumat (16/10/2026).
Namun, mulai Sabtu (17/10/2026) hingga Senin (19/10/2026), paparan kabut asap di Sumut mulai hilang.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, mengatakan hari ini paparan asap karhutla hanya terdeteksi di sebagian wilayah bagian selatan Sumut.
"Citra satelit pada hari ini pukul 13.00 WIB mendeteksi sebaran asap di sebagian wilayah Sumut bagian selatan. Hembusan angin berhembus dari arah timur–tenggara menuju barat laut–utara," katanya dalam keterangan tertulis.
Hendro mengatakan, asap yang memasuki wilayah Sumut merupakan asap kiriman dari karhutla di wilayah Sumatera bagian selatan dan Kalimantan berdasarkan hasil analisis pergerakan angin tersebut.
"Namun, untuk tahu pastinya sumber asap diperlukan analisis lebih lanjut dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer dan data pendukung lainnya," katanya.
Ia menututurkan, kualitas udara di Sumut mulai membaik. Per hari ini, kata Hendro, kualitas udara di Sumut dalam kategori baik–sedang. Jarak pandang pun mengalami peningkatan menjadi 4–6 km berdasarkan hasil pengamatan dari Stasiun Meteorologi Aek Godang.
Kualitas udara di Sumut sebelumnya sempat berada pada kategori tidak sehat dan jarak pandang turun menjadi 1–2 km beberapa waktu lalu saat kabut asap mengepung.
PREVIOUS ARTICLE
Rico Waas Bakal Evaluasi Pengurusan PBG di Dinas PKPCKTRBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER








































