Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
MEDAN

Jambore Cabang Medan 2026 Dibuka, Rico Waas Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda

Mistar.idJumat, 29 Mei 2026 pukul 19.49 WIB
jambore_cabang_medan_2026_dibuka_rico_waas_tekankan_pembentukan_karakter_generasi_muda

Walikota Medan Rico Waas saat membuka kegiatan Jambore Kota Medan 2026. (Foto: dok Diskominfo/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), resmi membuka Jambore Cabang Kota Medan 2026 Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Medan di Taman Cadika Pramuka Medan, Jumat (29/5/2026).

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Rico Waas itu menegaskan pentingnya Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Momen menarik terjadi saat Rico Waas turun dari podium utama dan berdiri bersama ratusan Pramuka Penggalang di bawah terik matahari. Aksi spontan tersebut disambut tepuk tangan dan sorakan antusias dari para peserta jambore.

Menurutnya, Pramuka memiliki peran penting dalam membangun disiplin, keterampilan sosial, kepemimpinan, hingga kecakapan hidup anak-anak sejak usia dini.

“Kalau kita ingin membangun karakter anak-anak kita, membangun kemandirian, keterampilan sosial, kebersamaan, life skill, dan terutama leadership, maka inilah organisasi terbaik untuk itu semua,” ujar Rico Waas.

Ia menilai, di tengah derasnya disrupsi teknologi serta berbagai persoalan sosial yang mengancam generasi muda, Gerakan Pramuka harus menjadi benteng pembentukan karakter bangsa.

“Persoalan anak muda saat ini sangat besar. Ada disrupsi teknologi, persoalan sosial, dan pengaruh negatif lainnya. Karena itu, organisasi seperti Gerakan Pramuka harus menunjukkan komitmennya untuk menghadapi persoalan anak muda melalui disiplin, kepemimpinan, kebersamaan, dan keterampilan hidup,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk mendukung penuh seluruh kegiatan kepramukaan di Kota Medan. Ia berharap Gerakan Pramuka semakin aktif dan konsisten dalam melahirkan generasi muda tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

“Kami ingin Gerakan Pramuka benar-benar aktif ke depan. Kami pasti mendukung penuh semua kegiatan agar anak-anak kita memiliki kebanggaan dan semangat menjadi generasi emas,” ucapnya.

Kepada para peserta jambore, ia berpesan agar menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana belajar membangun kepemimpinan, kemandirian, disiplin, dan kerja sama.

“Kami berharap jambore ini mengajarkan anak-anak kita tentang keteladanan, disiplin, kerja sama, dan keterampilan sosial. Mereka berkumpul di sini, saling mengenal dan berinteraksi. Ini bagian dari pendidikan karakter sejak dini agar mereka menjadi anak-anak hebat untuk masa depan bangsa,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan peserta untuk menjadikan filosofi tunas kelapa, simbol Gerakan Pramuka, sebagai pedoman hidup. Menurutnya, tunas kelapa melambangkan harapan agar setiap anggota Pramuka menjadi pribadi yang berguna, sementara pohon kelapa mencerminkan karakter kuat, mudah beradaptasi, memiliki cita-cita tinggi, prinsip kokoh, dan bermanfaat bagi sesama.

“Pramuka adalah benteng kita. Lindungi diri dengan disiplin dan niat baik. Jangan tergoda pengaruh negatif seperti narkoba dan judi online,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Medan, Muhammad Rasyid Ridho, mengatakan Jambore Cabang Kota Medan 2026 mengusung tema “Bergerak dalam Sinergi, Bersama dalam Kontribusi” yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Pramuka Kota Medan tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada sinergi antara Kwarcab, Kwarran, gugus depan, Pemerintah Kota, sekolah, dan orang tua. Hanya dengan sinergi, setiap kontribusi kecil dapat menjadi prestasi besar bagi Kota Medan,” katanya.

Ridho menambahkan, Gerakan Pramuka Kota Medan juga berkomitmen menjadikan program Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045 sebagai kompas gerakan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program konkret seperti pendidikan bela negara, upacara bendera, penerapan teknologi tepat guna, Pramuka inovatif, aksi sosial, literasi Pramuka, hingga pengembangan kewirausahaan.

“Pramuka Kota Medan bukan penonton. Kita adalah pasukan garda terdepan yang menjaga Asta Cita hingga tingkat gugus depan dan sekolah,” kata Ridho.

Di sisi lain, Ketua Panitia Zulfahri Ahmadi melaporkan Jambore Cabang Kota Medan yang berlangsung pada 28-31 Mei 2026 diikuti 927 peserta. Jumlah tersebut terdiri dari 797 Pramuka Penggalang utusan seluruh Kwartir Ranting se-Kota Medan, didampingi 98 pembina serta 34 pimpinan kontingen.

“Kegiatan ini bertujuan mempererat persaudaraan, mengasah kreativitas dan sportivitas, serta membentuk karakter Pramuka Penggalang Kota Medan agar menjadi pribadi berjiwa Pancasila dan semangat kepramukaan sesuai slogan ‘Medan untuk Semua’,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas juga dianugerahi gelar Bunda Pramuka Siaga yang ditandai dengan penyematan selempang bertuliskan “Bunda Siaga”.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepeduliannya terhadap perkembangan Gerakan Pramuka di Kota Medan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN