Friday, June 5, 2026
home_banner_first
MEDAN

Jalur Bekas Bencana di Sumut Sudah Bisa Dilalui Pemudik, Petugas Siaga di Lokasi

Mistar.idSelasa, 3 Maret 2026 15.50
journalist-avatar-top
MI
jalur_bekas_bencana_di_sumut_sudah_bisa_dilalui_pemudik_petugas_siaga_di_lokasi

Plt Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Sumut Muchsin Harahap saat memberikan keterangan. (Foto: Iqbal/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memastikan jalur yang sempat terdampak bencana alam akhir tahun 2025 lalu kini sudah bisa dilalui untuk mudik Idulfitri 2026. Petugas pun terus melakukan perbaikan di lokasi.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Sumut Muchsin Harahap. Ia mengatakan pihaknya telah melakukan survei dan pendataan terkait jalur yang sempat dan berpotensi untuk terjadi bencana alam.

"Jalur yang sudah dilakukan survei untuk angkutan lebaran ini dipastikan sudah dapat dilalui," ujarnya kepada Mistar, Selasa (3/3/2026).

Muchsin pun merincikan jalur-jalur yang sudah bisa dilintasi pemudik nantinya. Meski begitu dirinya mengatakan jalur tersebut masih menjadi perhatian saat ini.

"Dari jalur menuju ke Batas Madina, menuju ke Arah Tapteng-Sibolga, menuju Dairi-Salak dan lintas tengah Tarutung-Sibolga sudah bisa kita lalui dan tidak ada masalah," tuturnya.

Agar bisa berjalan sesuai dengan yang direncanakan, Muchsin yang juga merupakan Kepala Bidang Perkeretaapian dan Pengembangan Dishub Sumut itu pun berharap cuaca bersahabat hingga akhir masa mudik nantinya.

"Yang sudah bisa dijalani sekarang Tarutung melalui Rampah menuju Sibolga atau Barus, itu sudah bisa dijalani. Mudah-mudahan cuaca bersahabat dengan kita sampai pelaksanaan ini selesai sehingga tidak ada kendala terkait jalur yang tadi sudah kita survei," katanya.

Namun dirinya pun memastikan petugas terus siaga di lokasi. Terlebih Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut terus berkolaborasi untuk perbaikan jalan.

"Dari pihak Balai Jalan Nasional, mereka menyampaikan terus bekerja dengan menutup lubang-lubang dan apabila ada jalan yang perlu ada pelebaran mereka standby di posko-posko yang mereka dirikan di wilayah terdampak dan yang berpotensi longsoran," ucap Muchsin.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN