Kapolrestabes: Sekali Hidup Harus Berarti, Warga Kota Medan Menunggu Hasil Kerja Kita

Kapolrestabes Medan dan Kasat Narkoba berfoto bersama dengan yatim piatu.(foto: istimewa/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Kapolrestabes Polrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menegaskan kunci keberhasilan pengungkapan kasus narkoba terletak pada kesatuan hati dan komunikasi yang solid antarpersonel.
Hal itu disampaikannya saat kegiatan buka puasa bersama Satres Narkoba di depan gedung Satres Narkoba, Senin (2/3/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga melepas dua personel yang mendapat penugasan baru serta menyerahkan santunan kepada 25 anak yatim piatu.
“Karena hidup hanya sekali, mati pun sekali. Sekali hidup harus berarti. Warga Kota Medan menunggu hasil kerja kita,” ujar Calvijn.
Ia menekankan penanganan narkoba memiliki tantangan berbeda dibanding satuan lain. Sehingga, dibutuhkan kekompakan dan kerja yang berdampak positif bagi masyarakat.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol M Yusuf Rafli Nugraha mengungkapkan sepanjang 2025 pihaknya berhasil mengungkap 159 kilogram sabu.
Bahkan dalam 100 hari terakhir, sebanyak 156 kilogram sabu berhasil disita.
“Ini bukti nyata kerja keras seluruh personel. Dalam 100 hari kita bongkar 156 kilo sabu,” ujarnya.
Rafli menambahkan, momentum Ramadan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat soliditas dan kepedulian sosial di internal kepolisian.
"Ini atas inisiasi Bapak Kapolrestabes Medan. Akan kita jadikan momentum jni untuk memperkuat antarpersonel," ucapnya.















