Hobi Sejak 2013, Cerita Ferry Yansyah Sering Menang Kontes Kicau Burung

Ferry Yansyah Nasution (tengah) berhasil memenangi kelas utama burung murai batu di lomba burung berkicau yang diadakan Sedulur Kicau Mania Nusantara (SKMN) di Medan. (Foto: Iqbal/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Nama Ferry Yansyah Nasution keluar sebagai pemenang di lomba burung berkicau yang diadakan Sedulur Kicau Mania Nusantara (SKMN) di kawasan Katamso Land Medan, Minggu (17/5/2026).
Dari ceritanya, Ferry mengaku dipercaya oleh temannya untuk merawat burung jenis murai batu agar diikutsertakan di kontes tersebut.
"Kemarin itu dapat juara pertama kelas utama burung murai batu. Saya asli Medan, tapi kebetulan yang juara kali ini saya pakai burung milik teman saya. Sebelum kontes, saya dipercaya untuk merawatnya," ujarnya kepada Mistar, Senin (18/5/2026).
Kemenangan yang diperoleh Ferry bukan aji mumpung. Ferry telah berpengalaman belasan tahun dalam dunia kicau burung. Berawal dari hobi, kini ia sudah semakin sering mengikuti kontes-kontes burung.
"Saya kebetulan sudah main kicau burung ini sejak 2013. Alasan awalnya karena hobi dan buat hiburan tapi tetap ada manfaatnya, begitulah kira-kira," ucapnya.
Ia mengakui hobinya tersebut bukan hal yang biasa karena untuk mendapatkan burung-burung berkualitas, Ferry harus mengeluarkan puluhan hingga miliaran rupiah.
"Kalau rate harga burung relatif. Burung super bisa sampai 500 juta. Ada juga yang satu miliar rupiah. Kalau saya paling belanja gak mahal-mahal, paling 20 sampai 30 jutaan rupiah," ujar pria kelahiran tahun 1977 tersebut.
Menurut Ferry, kunci sukses memiliki burung berkualitas berawal dari kecintaan pemilik dan burung yang hendak diikutkan kontes.
"Kalau burung ini bukan perihal dilatih. Tapi tentang kasih sayang kita ke dia. Kalau kita tidak sayang ke hewan susah juga. Orang bilang harus dijemur atau gimana, tapi kalau kita tidak ada rasa sayang, nggak bisa juga," tuturnya.
Setelah 13 tahun menggeluti dunia tersebut, kini Ferry bisa mendapatkan hadiah jutaan rupiah setiap kontes. Ia berharap event-event kicau burung bisa lebih banyak dibuat ke depannya.
"Biasanya hadiah masih berupa uang sekitar 5 juta sampai 10 juta rupiah. Tapi, kemarin dapat sepeda motor. Kemarin sempat ke Banda Aceh dapat juga. Terus, Pak Gubernur janjinya mau buat lomba yang lebih besar jadi kami senang lah," katanya. (hm20)













