Hampir Sebulan Bencana di Sumut, 369 Orang Meninggal-72 Korban Masih Hilang

Proses evakuasi korban di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel, yang diterpa banjir bandang beberapa waktu lalu. (foto: iqbal/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus memperbarui data korban bencana alam banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumut sejak 25 November 2025.
Berbagai bencana seperti banjir bandang, tanah longsor, cuaca ekstrem, hingga banjir rob terjadi di sejumlah kabupaten dan kota. Berdasarkan data BPBD Sumut per 22 Desember 2025 pukul 17.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 369 orang.
Selain itu, sebanyak 242 korban mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di berbagai fasilitas kesehatan di Sumut. Hampir genap satu bulan pascabencana, BPBD Sumut juga mencatat masih ada 72 korban yang belum ditemukan atau dinyatakan hilang.
Secara keseluruhan, bencana alam tersebut berdampak pada 19 kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Hingga saat ini, baru lima daerah yang telah menyelesaikan status tanggap darurat, yakni Kota Binjai, Kabupaten Nias, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, dan Kabupaten Asahan.
Sementara itu, daerah lainnya masih berada dalam masa transisi dan sebagian masih menetapkan status tanggap darurat melalui Surat Keputusan (SK) kepala daerah masing-masing. (hm24)
PREVIOUS ARTICLE
Rico Waas: Integritas Pemimpin Kunci Membangun Masa Depan Bangsa





















