15.9 C
New York
Saturday, April 13, 2024

Gang di Medan Maimun Ditembok Tanpa Pemberitahuan, Warga Protes

Medan, MISTAR.ID

Sejumlah warga yang bermukim di Gang Abadi Lingkungan 1, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Maimun, Kota Medan melakukan protes. Pasalnya, gang yang biasanya dilalui oleh puluhan warga untuk melakukan aktivitas, tiba-tiba ditutup.

Warga menyebut, tembok yang berdiri kokoh setinggi empat meter tersebut diduga baru-baru ini dipasang oleh pihak sekolah Global Prima.

Kegerahan warga tersebut mencuat lantaran kawasan itu merupakan lokasi padat penduduk dan gang itu merupakan akses utama yang bisa dilewati mobil menuju perumahan warga.
Tidak hanya itu, pemasangan tembok tersebut yang sudah berdiri sejak tiga hari lalu. Berdiri kokoh tanpa ada komunikasi terlebih dahulu kepada warga setempat.
Ismail (27), salah seorang warga di sana menyebut, tembok itu didirikan oleh pihak sekolah Global Prima sejak beberapa hari lalu.
“Gang ini sudah puluhan tahun ada dan dilalui warga sekitar. Bahkan, sebelum sekolah Global Prima ada, sudah terlebih dahulu gang tersebut dilalui,” ujarnya Ismail Sabtu (2/3/34).
Diceritakan dia, sekolah Global Prima berdiri sekitar tahun 2009. Sejak adanya penjualan tanah oleh Global Prima yang berada di belakang komplek sekolah, Gang Abadi ditutup total.

Baca juga: Jalan Ditutup Perumahan, Warga Bangun Sari Keberatan

“Setahu saya setelah adanya rumah di dekat gang ini kemudian jalan ditutup. Cuma kemarin ada pihak sekolah datang, kalau masalah penutupan itu sudah dibeli itu sama pihak Global, mereka bilang,” sambungnya.

Ismail dan beberapa warga lainnya mengatakan status Gang Abadi adalah jalan kota. Sejak dulu jalan itu ramai dilalui warga untuk melintas menuju jalan Katamso dan banyak juga anak-anak sekolah yang berlalu lalang tiap harinya.

Tidak hanya itu, warga sebut Gang Abadi adalah salah satu akses terdekat jalan yang bisa dilalui mobil.

Terpisah Kapolsek Medan Kota, Kompol Selvitriansih yang dihubungi Mistar.id terkait permasalahan tersebut belum menanggapi pertanyaan wartawan. (matius/hm17)

Related Articles

Latest Articles