Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
MEDAN

Distribusi BBM Tersendat Pascabencana, DPRD Sumut Desak Pertamina Bergerak Cepat

Mistar.idSelasa, 2 Desember 2025 10.43
AN
MA
distribusi_bbm_tersendat_pascabencana_dprd_sumut_desak_pertamina_bergerak_cepat

Puluhan kendaraan roda dua di Medan mengantre untuk mendapatkan BBM. (Foto: Matius/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut, Zeira Salim Ritonga, mendesak PT Pertamina UMPS-1 wilayah Medan segera menuntaskan gangguan distribusi BBM yang tersendat pascabencana dan memicu antrean panjang di SPBU.

Politisi PKB itu menyebut distribusi BBM di Kota Medan selama sepekan terakhir terganggu. Menurutnya, kondisi ini merupakan imbas dari bencana longsor dan banjir yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Sumut sehingga menghambat distribusi pasokan.

“Kita sangat mendesak pemerintah mengatasi BBM ini. Terkhusus Pertamina, ada apa sebenarnya? Kemarin katanya stok aman, tapi sampai saat ini BBM masih sulit,” katanya kepada Mistar, Selasa (2/12/2025).

Ketua Fraksi PKB DPRD Sumut itu menegaskan langkah cepat Pertamina sangat dibutuhkan. Ia menilai kelangkaan BBM dapat berdampak pada stabilitas ekonomi dan keamanan.

“Pertamina harus segera mengambil langkah cepat. Kita tidak ingin melihat antrean panjang mengular di SPBU, khususnya di Kota Medan. Kondisi ini rentan mengganggu stabilitas ekonomi dan keamanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, antrean panjang di SPBU berpotensi memicu kericuhan di tengah masyarakat. Terlebih, hal seperti ini sering terjadi ketika masyarakat sudah mengantre lama namun SPBU tiba-tiba ditutup.

“Kalau antrean sudah panjang, masyarakat menunggu lama, lalu SPBU ditutup, itu bisa memicu amarah. Jadi kita minta ini segera dituntaskan,” tuturnya.

Zeira juga menuturkan kelangkaan BBM tidak hanya berdampak pada pengguna kendaraan, tetapi juga mengganggu aktivitas pelaku usaha, transportasi umum, hingga distribusi logistik.

“Intinya, seluruh aktivitas dan produktivitas masyarakat terganggu. Kita berharap ini tidak berlarut dan bisa segera diselesaikan Pertamina,” katanya.

Ia turut meminta Pertamina memperkuat komunikasi publik agar masyarakat memperoleh informasi pasokan BBM secara jelas. Menurutnya, transparansi penting untuk mencegah keresahan dan spekulasi di tengah kelangkaan. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN