Friday, October 9, 2026
home_banner_first
MEDAN

Cucu Keracunan, Seorang Kakek Minta MBG Dihapus

Mistar.idJumat, 9 Oktober 2026 pukul 17.33 WIB
cucu_keracunan_seorang_kakek_minta_mbg_dihapus_

Heri Setiawan saat ditemui di Rumah Sakit Imelda Medan. (Foto: Putra/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (9/10/2026) — Luapan kekesalan disampaikan Heri Setiawan, wali murid SDN 060870 Medan, yang cucunya diduga keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia meminta pemerintah menghentikan program tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Heri karena banyaknya persoalan yang muncul dari program MBG. Akibatnya, orang tua merasa khawatir terhadap kondisi anak.

"Jadi saran saya untuk Kepala SPPG atau pemerintah, khususnya kepada Presiden, kalau bisa ditutup saja karena sudah terlalu banyak korban. Kami wali merasa disusahkan kalau seperti ini," ungkapnya, Jumat (9/10/2026).

Heri menilai program MBG tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Menu yang diterima anak-anak disebutnya tidak layak konsumsi, seperti buah yang sudah afkir hingga susu berlendir.

"Judulnya Makan Bergizi Gratis, tapi kenyataan di bawah, buah yang disajikan buah yang tidak bermanfaat, tidak bergizi. Maaf cakapnya, buah yang sudah afkir. Dikasih susu, susunya juga sudah berlendir. Jadi ibarat film, judul dengan isi sudah berbeda. Kan tidak enak ditonton," tuturnya.

Ia mengaku akan mengajukan permohonan kepada pihak sekolah agar tidak lagi menerima MBG. Meski pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengaku bertanggung jawab atas biaya rumah sakit, peristiwa ini tetap menyusahkan wali murid.

"Pihak SPPG memang bertanggung jawab menanggung segala biaya rumah sakit. Tapi kami sebagai orang tua, sebagai wali, merasa disusahkan jadinya. Jadi alangkah baiknya hapus saja MBG," harapnya.

Heri berharap seluruh siswa yang menjalani perawatan segera pulih. Ia kembali menegaskan agar program MBG dihapus dan mengaku masih mampu memberikan makanan bergizi bagi keluarganya.

"Hapuskan saja MBG ini. Karena kami orang tua masih sanggup memberi makan. Izin kepada semua pimpinan negara ini," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, belasan siswa SD Negeri di Jalan Bilal, Kecamatan Medan Timur, diduga keracunan MBG pada Jumat (9/10/2026). Akibatnya, mereka dilarikan ke Rumah Sakit Imelda Medan.(hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN