Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
MEDAN

BPS Sumut: Transportasi Udara dan Laut Turun Tajam di Februari 2026

Mistar.idSenin, 13 April 2026 pukul 16.54 WIB
bps_sumut_transportasi_udara_dan_laut_turun_tajam_di_februari_2026

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat adanya penurunan signifikan pada aktivitas transportasi udara dan laut di Sumatera Utara selama Februari 2026. (Foto: Gemini)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat penurunan signifikan aktivitas transportasi udara dan laut di Sumatera Utara selama Februari 2026. Penurunan terjadi baik pada rute domestik maupun internasional, yang dipicu berakhirnya masa libur Tahun Baru serta dampak kenaikan harga tiket pesawat.

Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, menjelaskan bahwa penurunan paling mencolok terjadi pada jumlah penumpang pesawat yang berangkat melalui Bandara Internasional Kualanamu.

“Jumlah penumpang domestik yang berangkat dari Kualanamu pada Februari 2026 tercatat sebanyak 156.830 orang, turun 29,44 persen dibandingkan Januari 2026,” katanya, Senin (13/4/2026).

Sementara itu, penumpang domestik yang datang tercatat sebanyak 155.871 orang, turun 18,50 persen dibanding bulan sebelumnya. Secara kumulatif Januari–Februari 2026, jumlah tersebut juga turun sekitar 5,8–5,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Pada penerbangan internasional, jumlah penumpang berangkat ke luar negeri turun 16,80 persen menjadi 92.723 orang. Sementara penumpang datang dari mancanegara turun 18,03 persen menjadi 97.073 orang.

“Penurunan ini merupakan tren musiman pasca arus balik libur panjang Januari, ditambah faktor harga tiket pesawat yang masih relatif tinggi akibat kenaikan harga avtur dunia,” ujar Asim.

Kondisi serupa juga terjadi pada sektor angkutan laut di Pelabuhan Belawan. Mobilitas penumpang kapal antar pulau menurun tajam pada Februari 2026.

Penumpang berangkat tercatat 9.492 orang, turun 60,50 persen dibanding Januari yang mencapai 24.032 orang. Sementara penumpang datang tercatat 9.494 orang, turun 40,89 persen dibanding bulan sebelumnya.

Meski secara bulanan menurun, secara kumulatif Januari–Februari 2026, jumlah penumpang berangkat justru naik 38,84 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.

Berbeda dengan mobilitas penumpang, sektor angkutan barang laut menunjukkan kinerja yang lebih stabil pada sisi kumulatif.

Muat barang pada Februari tercatat 14.603 ton, turun 40,84 persen dibanding Januari. Sementara bongkar barang juga turun 18,07 persen menjadi 341.595 ton.

Namun secara kumulatif Januari–Februari 2026, kegiatan bongkar barang di Pelabuhan Belawan masih mengalami kenaikan 13,49 persen menjadi 758.537 ton dibanding periode yang sama tahun 2025.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN