Thursday, October 15, 2026
home_banner_first
MEDAN

BMKG: Kabut Asap Masih Kepung Sumut hingga Tiga Hari ke Depan

Mistar.idKamis, 15 Oktober 2026 pukul 17.53 WIB
bmkg_kabut_asap_masih_kepung_sumut_hingga_tiga_hari_ke_depan

Kabut asap akibat karhutla tampak semakin pekat di Kota Medan, Kamis (15/10/2026). (foto: Deddy/Mistar)

Medan, MISTAR.ID - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti seluruh wilayah Sumatera Utara (Sumut). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi tersebut berlanjut hingga tiga hari ke depan.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, mengatakan asap terdeteksi di seluruh wilayah Sumut berdasarkan pemantauan pada Kamis (15/10/2026) pukul 13.00 WIB.

Hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Kualanamu, Aek Godang, dan Silangit menunjukkan penurunan jarak pandang berkisar 1–2 kilometer.

“Masih terdeteksi asap di seluruh wilayah Sumut pada hari ini pukul 13.00 WIB. Hasil pantauan Stasiun Meteorologi Kualanamu, Stasiun Meteorologi Aek Godang, dan Stasiun Meteorologi Silangit terjadi penurunan jarak pandang berkisar 1–2 km. Kondisi ini diprakirakan masih akan terjadi hingga tiga hari ke depan,” kata Hendro dalam keterangan pers, Kamis (15/10/2026).

Hendro menjelaskan, berdasarkan pemantauan citra satelit dan analisis arah angin, asap dari kebakaran hutan dan lahan di Sumatera bagian selatan serta Kalimantan diduga terbawa menuju Sumut.

Menurutnya, angin bertiup dari arah timur hingga tenggara menuju barat laut hingga utara. Pola tersebut mengindikasikan sebaran asap yang menyelimuti Sumut merupakan asap kiriman dari wilayah lain.

Meski demikian, penentuan sumber asap secara pasti masih memerlukan analisis lebih lanjut dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer dan data pendukung lainnya.

Di sisi lain, kualitas udara di sejumlah wilayah Sumut pada Kamis pukul 13.00 WIB berada dalam kategori sedang hingga tidak sehat. BMKG juga mendeteksi dua titik panas berkategori sedang di Kabupaten Asahan.

Kondisi kabut asap di Kota Medan dan sekitarnya pada Kamis terlihat semakin pekat dibandingkan sehari sebelumnya, Rabu (14/10/2026).

BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dan berkendara di tengah jarak pandang yang terbatas.

Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menyalakan lampu kendaraan sesuai kebutuhan untuk mengantisipasi risiko kecelakaan.

Selain itu, masyarakat di wilayah dengan kualitas udara yang memburuk disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel asap.

BMKG juga mengimbau para kepala daerah meningkatkan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta TNI-Polri setempat untuk mengantisipasi dampak sebaran asap dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Masyarakat diminta terus memantau informasi resmi dari BBMKG Wilayah I Medan melalui akun media sosial @infobmkgsumut. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN