Tuesday, October 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

BMKG: Kabut Asap Karhutla Tak Terdeteksi Lagi di Sumut

Mistar.idSelasa, 20 Oktober 2026 pukul 16.37 WIB
bmkg_kabut_asap_karhutla_tak_terdeteksi_lagi_di_sumut_

Peta sebaran asap karhutla yang tidak terdeteksi di wilayah Sumut, Selasa (20/10/2026). (Foto: BMKG/Mistar)

Medan, MISTAR.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan Sumatera Utara (Sumut) sudah bebas dari asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan, Sumatera Selatan (Sumsel), Jambi, serta Riau.

Kepala Balai Besar MKG (BBMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, memastikan asap karhutla tidak terdeteksi di wilayah Sumut hari ini, Selasa (20/10/2026).

"Tidak terdeteksi sebaran asap di wilayah Sumut hari ini berdasarkan hasil pantauan citra satelit pukul 10.00 WIB. Berdasarkan analisis, angin berhembus dari arah timur–tenggara menuju barat laut–utara," ujarnya.

Hendro mengatakan, jarak pandang di Sumut juga mulai pulih. Saat ini, jarak pandang meningkat menjadi 6–10 km berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Kualanamu, Stasiun Meteorologi Aek Godang, dan Stasiun Meteorologi Silangit pada pukul 12.00 WIB.

"Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumut berada dalam kategori baik–sedang. Untuk titik panas (hotspot) di Sumut, hingga pukul 12.00 WIB tidak ada terdeteksi," ucapnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi yang disampaikan BBMKG Wilayah I Medan melalui media sosial @infobmkgsumut.

Sebelumnya, kabut asap diketahui sempat menyelimuti seluruh kabupaten/kota Sumut beberapa hari terakhir. Paparan asap sempat pekat di Sumut terjadi Rabu (14/10/2026)–Jumat (16/10/2026), termasuk Kota Medan. Mulai Sabtu (17/10/2026)–Senin (19/10/2026), paparan kabut asap di Sumut mulai hilang.

Saat kabut asap cukup pekat mengepung, kualitas udara di wilayah Sumut sempat berada pada kategori tidak sehat dan jarak pandang menurun menjadi 1–2 km.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN