Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
KULINER

Pahami Waktu Ideal Memasak Mi

Mistar.idMinggu, 15 Februari 2026 06.30
EH
pahami_waktu_ideal_memasak_mi

Mi. (Foto: Gaya Hidup)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Lama waktu memasak sebenarnya berbeda-beda, tergantung jenis mi yang digunakan agar hasilnya tidak lembek dan tetap kenyal.

Banyak orang menganggap semua mi dapat dimasak dengan cara yang sama. Padahal, tekstur akhir sangat dipengaruhi oleh komposisi bahan, ketebalan, hingga kondisi mi, apakah segar atau kering.

Mi instan, misalnya, telah melalui proses pemasakan saat produksi, sehingga hanya perlu direhidrasi dengan air mendidih. Sementara mi kering seperti mi telur atau ramen non-instan memerlukan waktu lebih lama agar bagian tengahnya matang sempurna.

Sejumlah faktor lain juga turut memengaruhi hasil akhir, seperti jumlah air, suhu didih, hingga teknik perendaman. Jika kurang diperhatikan, mi bisa menjadi terlalu lembek, lengket, atau justru masih keras di bagian dalam.

Berikut panduan durasi memasak beberapa jenis mi yang umum dikonsumsi dilansir dari Cooking Update, Minggu (15/2/2026):

1. Mi instan

Umumnya cukup dimasak sekitar 3 menit setelah dimasukkan ke air mendidih. Karena sudah dikukus dan dikeringkan sebelumnya, mi instan hanya perlu menyerap air agar kembali lunak.

Aduk setelah satu menit supaya helaian mi terurai dan tidak menggumpal. Bila ingin tekstur lebih kenyal, angkat sekitar 30 detik lebih cepat karena panas sisa air masih akan melanjutkan proses memasak.

2. Mi ramen

Waktu memasak ramen bergantung pada jenisnya. Ramen segar biasanya matang dalam 3–5 menit, sedangkan ramen kering membutuhkan sekitar 5–7 menit. Ketebalan dan kadar air menjadi faktor penentu.

Untuk memastikan kematangannya, cicipi satu helai mi sekitar satu menit sebelum waktu yang disarankan berakhir. Tekstur idealnya kenyal tanpa bagian tengah yang keras. Jika disajikan dalam kuah, sebaiknya mi direbus terpisah lalu disiram kaldu panas agar tidak overcooked.

3. Bihun

Berbeda dari mi berbahan gandum, bihun tidak perlu direbus lama. Cukup direndam dalam air panas selama 3–5 menit hingga lentur.

Merebus terlalu lama dapat membuatnya mudah patah dan lengket. Untuk menu tumis, rendam hingga setengah lunak, lalu lanjutkan proses memasak di wajan agar teksturnya tetap baik saat disajikan.

4. Mi telur

Mi telur kering umumnya matang dalam 6–8 menit. Berbahan dasar tepung terigu dan telur, teksturnya lebih lembut dibanding pasta tebal.

Pastikan air benar-benar mendidih sebelum mi dimasukkan, lalu aduk pada menit pertama agar tidak saling menempel. Sedikit garam pada air rebusan juga dapat menambah cita rasa.

5. Mi beras

Durasi memasak mi beras tergantung ketebalannya. Mi beras tipis dan segar biasanya cukup direndam 3–5 menit, sedangkan yang pipih atau lebar memerlukan sekitar 6–8 menit.

Banyak ahli menyarankan metode perendaman air panas dibanding merebus terlalu lama untuk menjaga teksturnya agar tidak hancur.

Pada akhirnya, memasak mi tidak hanya soal mengikuti hitungan menit. Cara paling akurat adalah mengecek teksturnya langsung. Jika terasa kenyal, matang merata, dan tidak keras di bagian tengah, mi siap diangkat. Dalam hal ini, selisih satu menit saja bisa membuat perbedaan besar pada hasil akhirnya. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN