Orang yang Berpuasa Disarankan untuk Istirahat dan Tidur 30 Menit per Hari

Ilustrasi memenuhi kebutuhan istirahat dengan tidur lebih cepat. (foto: rspp.co/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr M Allif Maulana Syafrin Lubis, M.Ked (PD), Sp.PD, mengatakan dalam menjaga imunisasi tubuh selama puasa Ramadan, baiknya seseorang harus memenuhi istirahat yang cukup.
"Pantingnya istirahat yang cukup karena dapat menjaga kualitas tidur selama melakukan puasa, sebab terjadi perubaan siklus tidur karena sahur," ujarnya, Sabtu (7/3/2026).
Anggota Ikatan Dokter Indonesia Cabang Medan itu juga menyarankan kepada seseorang yang menjalankan puasa untuk istirahat dan tidur pada siang hari 20-30 menit.
"Baiknya tidak minum yang berkafein pada malam hari karena mengganggu kualitas tidur. Kualitas tidur yang baik dapat mengurangi kelelahan pada siang hari," ucapnya.
Selain itu, Dokter Rumah Sakit Umum Alfuadi Binjai juga menegaskan kunci dan fondasi utama saat berpuasa adalah hidrasi yang cukup minimal minum 8 gelas air putih/hari.
"Batasi konsumsi minuman yang manis, berkafein dan bersoda, karena dapat memicu peningkatan keluaran jumlah urin yang memicu dehidrasi dan kelelahan," tuturnya.
PREVIOUS ARTICLE
Dokter Beberkan Pola Makan Sahur dan Berbuka yang Baik


















