Makanan Ini Bisa Bantu Kurangi Risiko Kram Otot saat Olahraga

Ilustrasi. (Foto: Klikdokter)
Medan, MISTAR.ID
Kram dan kejang otot pada kaki sering terjadi saat berolahraga, dengan durasi yang dapat berlangsung beberapa detik hingga menit.
Dikutip dari Eatingwell, kondisi ini umumnya disebabkan penggunaan otot berlebihan disertai faktor risiko seperti dehidrasi, kekurangan elektrolit, serta pemanasan atau peregangan yang tidak tepat.
Ahli gizi Kathryn Durston, RDN, LDN, mengatakan atlet yang mengganti elektrolit selama latihan berat atau berkeringat cenderung mengalami lebih sedikit kram dibanding mereka yang hanya minum air putih.
Karena itu, perubahan pola makan sederhana dapat membantu mengurangi risiko kram otot akibat aktivitas fisik.
Sejumlah makanan yang disarankan untuk dikonsumsi antara lain:
1. Pisang
Kaya kalium dan magnesium yang membantu fungsi otot, sekaligus menjadi sumber energi yang mudah dicerna.
2. Alpukat
Mengandung kalium lebih tinggi dari pisang. Disarankan dikonsumsi 1-2 jam sebelum latihan.
3. Semangka
Memiliki kadar air mencapai sekitar 92 persen yang membantu menjaga hidrasi tubuh.
4. Ubi jalar
Sumber elektrolit seperti kalium dan magnesium, serta karbohidrat yang lambat dicerna sehingga cocok untuk olahraga ketahanan.
5. Sayuran berdaun hijau
Kangkung, bayam, dan lobak Swiss menyediakan magnesium dan kalsium yang mendukung kontraksi otot sehat serta aliran darah.
Durston menyebut pola makan seimbang yang mencakup buah, sayuran, dan produk susu dapat membantu otot bekerja optimal serta mencegah kram. Ia juga menyarankan konsumsi bubuk elektrolit jika berolahraga lebih dari satu jam atau berkeringat banyak di cuaca panas.
BERITA TERPOPULER






















