Cegah Dampak Polusi Udara, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Kabid Kesmas Dinkes Sumut, Hery Valona Bonatua Ambarita bersama Kabid P2P Dinkes Sumut, Miswar dalam kegiatan konferensi pers di Kantor Gubsu. (foto: berry/mistar)
Medan, MISTAR.ID - Merespons dampak polusi udara dan perubahan cuaca yang terjadi di Sumatera Utara (Sumut), Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut mengajak seluruh daerah untuk melakukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).
Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Sumut, Hery Valona Bonatua Ambarita saat konfrensi pers di kantor Gubernur Sumut, Kamis (22/10/2026) sore.
“Kami lakukan penguatan dan edukasi kepada 33 daerah di Sumut untuk seluruh Dinkes Kabupaten dan Kota terkait dampak polusi asap dan perubahan cuaca,” ujarnya.
Hery mengatakan, pihaknya memiliki program GERMAS tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kondisi perubahan cuaca ataupun polusi udara yang sangat buruk belakangan ini.
Dalam memutus rantai supaya tidak terlalu banyak terkontaminasi udara yang kurang baik, ia menyarankan masyarakat tetap berdiam diri di dalam rumah dan batasi kontak ke luar rumah.
“Kami sarankan jika harus ke luar rumah dengan tetap pakai masker dan pilihlah masker yang tepat, artinya sesuai rekomendasi maupun ukuran wajah agar bisa menutup hidung dan mulut dengan pas,” ucapnya.
Hery juga menyarankan masyarakat untuk terbiasa melakukan PHBS, dengan mencuci tangan dengan air mengalir supaya kebersihan dan sanatisi dapat terlaksana dengan baik.
Hal yang tidak kalah penting, kata Hery, bagaimana cara meningkatkan daya tahan maupun kemampuan tubuh supaya tetap kuat dalam menghadapi dampak akibat polusi udara yang mampu menurunkan ketahanan tubuh.
“Masyarakat bisa meningkatkan daya tahan tubuh dengan mencuci terlebih dahulu bahan makanan seperti sayur, buah dan lainnya yang dibarengi konsumsi air putih secukupnya,” katanya.
Tak hanya itu, Hery mengimbau masyarakat konsumsi makanan dengan gizi seimbang terdiri dari nasi, sayur, ikan, buah dan lainnya supaya dampak cuaca dan polusi udara tidak timbulkan efek yang berkemanjangan.
Dinkes Sumut mengajak semua pihak untuk bersama-sama dalam mengantisipasi masalah kesehatan dari dampak asap dan cuaca ekstrim. Pihaknya pun berkolaborasi membagikan masker ke masyarakat sebagai upaya perlindungan diri.
Kolaborasi Dinkes Sumut dilakukan dengan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) Sumut maupun Dinkes Kota Medan.










































