13.5 C
New York
Monday, April 15, 2024

Tujuh Orang Tewas Akibat Ledakan Bom Dekat Mesjid Kabul

Kabul, MISTAR.ID

Sebuah mobil yang penuh dengan bahan peledak meledak di luar halaman mesjid yang dihadiri oleh anggota Taliban di ibu kota Afghanistan. Kejadian yang menewaskan sedikitnya tujuh orang itu terjadi beberapa menit setelah sholat, Jumat (23/9/22) berakhir.

Demikian disampaikan kementerian dalam negeri kota itu. Ledakan itu terjadi di depan Mesjid Wazir Akbar Khan, tidak jauh dari benteng bekas Zona Hijau yang menampung banyak kedutaan asing dan NATO sebelum Taliban merebut kekuasaan pada Agustus tahun lalu. Mesjid itu sekarang sering dihadiri oleh para komandan senior dan pejuang Taliban.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Abdul Nafy Takor, mengatakan kepada AFP (Agence France-Presse) bahwa setidaknya tujuh orang tewas dan 41 lainnya terluka, termasuk anak-anak.

Baca Juga:Kota Kabul Afghanistan Diguncang 3 Ledakan Bom, 10 Tewas

Rumah Sakit Darurat yang dikelola LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) Italia mengatakan telah menerima 14 orang dari ledakan itu, empat di antaranya tewas pada saat kedatangan.

“Ledakan itu terjadi ketika jemaah sedang menuju rumah,” kata Takor, seraya menambahkan bahan peledak ditempatkan di dalam mobil.

“Semua korban adalah warga sipil, jumlah pastinya belum jelas,” kata juru bicara kepolisian Kabul, Khalid Zadran.

Gambar yang belum diverifikasi, yang diposting di media sosial menunjukkan sebuah mobil yang hancur dilalap api di jalan bagian luar mesjid. Sejauh ini belum ada kelompok yang mengklaim serangan tersebut.

Dalam sebuah tweet, Misi Bantuan PBB di Afghanistan (United Nations Assistance Mission in Afghanistan) menyebut pemboman itu sebagai pengingat pahit dari ketidakamanan yang sedang berlangsung dan aktivitas teroris di Afghanistan.

Baca Juga:ISIS Ledakkan Bom di Perumahan Afghanistan, 8 Orang Tewas

Mesjid tersebut telah menjadi sasaran serangan di masa lalu, termasuk ledakan pada Juni 2020 sebelum Taliban kembali berkuasa. Serangan itu menewaskan imam mesjid dan melukai beberapa orang.

Sementara kekerasan secara keseluruhan telah menurun secara signifikan di Afghanistan sejak perang berakhir dengan kembalinya Taliban ke kekuasaan, tetapi tetap ada serangan bom di Kabul dan kota-kota lain.

Beberapa mesjid dan ulama menjadi sasaran dalam serangan ini, beberapa diklaim oleh kelompok Negara Islam.

Dua anggota staf kedutaan Rusia tewas dalam serangan bom bunuh diri di luar kantornya awal bulan ini. Serangan terbaru di ibu kota itu diklaim oleh kelompok tersebut. (channelnewsasia/hm12)

Related Articles

Latest Articles