Friday, June 5, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Trump Umumkan Serangan ke Iran, Jembatan B1 di Karaj Hancur

Mistar.idJumat, 3 April 2026 09.14
AN
trump_umumkan_serangan_ke_iran_jembatan_b1_di_karaj_hancur

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: BBC)

news_banner

Karaj, MISTAR.ID

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan serangan terbaru terhadap Iran yang terjadi pada Kamis (2/4/2026). Serangan tersebut dilaporkan menghancurkan Jembatan B1 di Karaj, yang dikenal sebagai salah satu jembatan tertinggi di Timur Tengah dengan ketinggian sekitar 136 meter.

Pengumuman itu disampaikan Trump melalui akun media sosialnya, dengan mengunggah rekaman yang memperlihatkan asap mengepul dari lokasi jembatan yang terdampak.

“Jembatan terbesar di Iran runtuh, tak akan pernah digunakan lagi. Masih banyak lagi yang akan menyusul. Sudah saatnya Iran membuat kesepakatan sebelum terlambat,” tulis Trump di platform Truth Social, seperti dilansir AFP.

Pemerintah Iran mengecam keras serangan tersebut. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa serangan terhadap infrastruktur sipil tidak akan melemahkan rakyat Iran.

“Menyerang bangunan sipil, termasuk jembatan yang belum selesai, tidak akan memaksa rakyat Iran untuk menyerah. Itu hanya menunjukkan keruntuhan moral pihak lawan,” ujarnya melalui platform X.

Berdasarkan laporan televisi pemerintah Iran dan kantor berita Fars, serangan tersebut menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 95 lainnya.

Jembatan B1 dilaporkan menjadi target serangan dua kali dalam waktu berdekatan. Serangan pertama disebut dilakukan oleh Israel dan menyebabkan dua korban, sementara serangan berikutnya terjadi saat tim darurat sedang melakukan evakuasi di lokasi.

Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran mendekati akhir. Dalam sebuah pidato, ia bahkan mengancam akan melumpuhkan Iran sepenuhnya dalam beberapa minggu ke depan.

“Dalam dua hingga tiga minggu ke depan, kita akan membawa mereka kembali ke zaman batu,” ujar Trump.

Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran dilaporkan telah berlangsung sejak 28 Februari 2026 dan telah menelan ribuan korban jiwa. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN