-1.7 C
New York
Sunday, February 25, 2024

Pemimpin Tertinggi Taliban Muncul di Depan Publik Saat Idul Fitri

Kandahar, MISTAR.ID

Pemimpin tertinggi Taliban yang kini menguasai Afghanistan, Hibatullah Akhundzada, muncul di depan umum untuk kedua kalinya dalam 6 tahun terakhir. Dia muncul pada perayaan Idul Fitri.

Dilansir dari AFP, Senin (2/5/22), pemimpin tertinggi Taliban muncul di hadapan publik saat perayaan Idul Fitri yang dirayakan pada Minggu (1/5/22) di Afghanistan.

Hibatullah Akhundzada mengatakan kepada jemaah yang merayakan Idul Fitri bahwa Taliban telah mencapai kebebasan dan keamanan sejak merebut kekuasaan tahun lalu. Dia menyampaikan hal itu berselang 2 hari dari ledakan bom di sebuah mesjid di Kabul. Pengamanan ekstra terlihat berada di sekeliling Hibatullah Akhundzada.

Baca Juga:Taliban Meradang, Biden Sita Aset Afghanistan Rp100 Triliun untuk Kemanusiaan

“Selamat atas kemenangan, kebebasan dan kesuksesan,” katanya kepada ribuan jemaah di Mesjid Eidgah di selatan kota Kandahar, pusat kekuatan de facto kelompok Taliban.

“Selamat atas keamanan ini dan untuk sistem Islam,” sambungnya.

Akhundzada menyampaikan pidato singkatnya dari salah satu barisan depan jemaah di Kandahar tanpa menoleh ke arah kerumunan. Pejabat Taliban tidak mengizinkan wawancara terhadap Akhundzada. Selain itu, ada dua helikopter melayang di atas mesjid selama acara dua jam itu.

Baca Juga:Taliban Peringatkan AS untuk Tidak Mengacaukan Rezim Baru Afghanistan

Puluhan pejuang Taliban dikerahkan di tempat Akhundzada dan para pemimpin Taliban lainnya duduk dan mereka menghentikan jemaah untuk mengambil gambar mereka di ponsel.

Warga Kandahar, Bismillah, yang menghadiri sholat di Mesjid Eidgah, mengatakan dirinya sangat senang.

“Saya sangat senang bahkan tidak bisa menggambarkannya. Saya bermimpi untuk berdoa bersama pemimpin tertinggi saya, untuk mendengar suaranya atau melihatnya,” ujarnya.

Baca Juga:1.000 Pendukung Taliban Berkumpul di Kabul Afghanistan Unjuk Kekuatan

Seorang pejabat senior pemerintah Taliban mengatakan dia melihat Akhundzada menyampaikan pidato tersebut. Itu adalah penampilan publik kedua Akhundzada sejak mengambil alih Taliban pada 2016.

“Saya melihatnya dari kejauhan saat dia berbicara. Saya bahkan bertemu dengannya dua hari yang lalu di kantornya,” katanya yang meminta tidak disebutkan namanya.

Profil Akhundzada telah memicu spekulasi tentang perannya dalam pemerintahan baru Taliban, yang dibentuk setelah kelompok itu menguasai Kabul pada 15 Agustus –dan bahkan rumor kematiannya.

Profil publiknya sebagian besar terbatas pada pelepasan pesan selama hari raya Islam dari kantornya di Kandahar. Pada bulan Oktober lalu, Akhundzada mengunjungi Mesjid Darul Uloom Hakimiah di kota selatan, menurut rekaman audio yang diedarkan oleh akun media sosial Taliban. (detik/hm14)

Related Articles

Latest Articles