Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Italia Tolak Bergabung dalam Dewan Perdamaian Gagasan Trump

Mistar.idKamis, 12 Februari 2026 pukul 12.01 WIB
italia_tolak_bergabung_dalam_dewan_perdamaian_gagasan_trump

Dewan Perdamaian bentukan Donald Trump. (Foto: Britannica)

news_banner

Roma, MISTAR.ID

Italia memutuskan tidak akan bergabung dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani menyatakan keputusan tersebut diambil karena adanya kendala konstitusional.

Dalam wawancara dengan saluran Sky TG24 News, Rabu, Tajani menjelaskan bahwa terdapat “halangan konstitusional” yang membuat Italia tidak dapat berpartisipasi dalam struktur organisasi tersebut. Meski demikian, ia menegaskan Italia tetap siap memainkan peran dalam upaya pemulihan di kawasan Timur Tengah.

Sikap serupa sebelumnya juga disampaikan Perdana Menteri Giorgia Meloni kepada Rai News bulan lalu. Meloni menyebut ketidaksesuaian dengan konstitusi menjadi alasan Italia tidak menghadiri upacara penandatanganan Piagam Dewan Perdamaian.

Menurutnya, terdapat ketidakcocokan antara Piagam Dewan Perdamaian dan Pasal 11 Konstitusi Italia, yang hanya mengizinkan negara tersebut menyerahkan sebagian kedaulatannya kepada organisasi internasional dengan syarat adanya kesetaraan di antara negara-negara anggota dalam rangka mewujudkan perdamaian dan keadilan.

Pemerintah Italia menilai Dewan Perdamaian saat ini belum memenuhi ketentuan tersebut.

Piagam Dewan Perdamaian ditandatangani oleh perwakilan dari 19 negara di sela-sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, pada 22 Januari lalu. Organisasi ini dibentuk untuk mendorong penyelesaian konflik secara damai di Jalur Gaza.

Pemerintah Amerika Serikat menyatakan sejumlah negara lain telah menyusul bergabung dalam inisiatif tersebut. Sementara itu, pertemuan tingkat kepala negara pertama Dewan Perdamaian dijadwalkan berlangsung di Washington DC pada 19 Februari mendatang, dengan agenda utama membahas penggalangan dana untuk rekonstruksi Gaza. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN