31.7 C
New York
Wednesday, June 26, 2024

Iran Peringatkan Israel dan AS Agar Tidak Lakukan Serangan Balasan

Jerusalem, MISTAR.ID

Iran memperingatkan Israel dan Amerika Serikat (AS), Minggu (14/4/24) akan tindakan yang jauh lebih besar jika ada pembalasan atas serangan pesawat tak berawak dan rudal massalnya ke wilayah negara zionist tersebut.

Iran melancarkan serangan misil sebagai pembalasan serang Israel terhadap konsulatnya di Suriah pada 1 April yang menewaskan para komandan tinggi Garda Revolusi. Serangan tersebut menyusul bentrokan berbulan-bulan antara Israel dan sekutu-sekutu regional Iran, yang dipicu perang di Gaza.

Namun, serangan ratusan rudal dan pesawat tak berawak, yang sebagian besar diluncurkan dari dalam wilayah Iran, hanya menimbulkan kerusakan ringan di Israel karena sebagian besar ditembak jatuh dengan bantuan Amerika Serikat, Inggris, dan Yordania.

Baca juga: Israel Diserang Iran, DK PBB Gelar Rapat Darurat

Sebuah pangkalan Angkatan Udara di Israel selatan terkena serangan, namun tetap beroperasi seperti biasa dan seorang anak berusia 7 tahun terluka parah akibat pecahan peluru. Tidak ada laporan lain tentang kerusakan serius.

“Kami mencegat, kami memukul mundur, bersama-sama kami akan menang,” kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di media sosial menjelang pertemuan kabinet perang pada pukul 12.30 GMT, yang direncanakan untuk membahas tanggapan terhadap serangan tersebut.

Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan, meskipun serangan tersebut berhasil digagalkan, kampanye militer belum berakhir dan pihaknya akan siap untuk setiap kemungkinan.

Sebelumnya, TV Channel 12 Israel mengutip seorang pejabat Israel yang mengatakan, bahwa akan ada tanggapan signifikan terhadap serangan tersebut.

Kekuatan global Rusia, Cina dan Prancis, serta negara-negara Arab Mesir, Qatar dan Uni Emirat Arab mendesak seluruh pihak yang bertikai untuk menahan diri.

Misi Republik Islam untuk PBB mengatakan bahwa, tindakan tersebut bertujuan untuk menghukum kejahatan Israel, namun menganggap masalah ini telah selesai usai serangan tersebut.

Kepala Staf Angkatan Darat Iran, Mayor Jenderal Mohammad Bagheri melalui saluran televisi memperingatkan bahwa tindakan jauh lebih besar akan diambil dibanding aksi militer malam tersebut, jika Israel melakukan pembalasan.

Baca juga: Israel Panik Diserang Iran, Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat

Dia juga memperingatkan bahwa Iran mungkin akan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS jika membantu Israel melakukan serangan balasan.

Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa ia akan mengadakan pertemuan dengan para pemimpin Kelompok Tujuh (G7) pada hari Minggu untuk mengkoordinasikan respon diplomatik terhadap apa yang ia sebut sebagai serangan kurang ajar dari Iran.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan bahwa Amerika tidak sedang mencari konflik dengan Iran. Namun, AS juga tidak akan ragu-ragu bertindak untuk melindungi pasukannya serta mendukung pertahanan Israel.

Dewan Keamanan PBB dijadwalkan bertemu pada pukul 16.00 ET (Senin (15/4/24 pukul 03.00 WIB) setelah Israel meminta mengutuk serangan Iran dan menetapkan Garda Revolusi sebagai organisasi teroris. (Mtr/hm22)

Related Articles

Latest Articles