Saturday, October 10, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Gempa M 7,7 Guncang Panama, Warga Berhamburan dan Sekolah Ditutup

Mistar.idSabtu, 10 Oktober 2026 pukul 11.15 WIB
gempa_m_77_guncang_panama_warga_berhamburan_dan_sekolah_ditutup

Gempa M 7,7 Guncang Panama. (Foto: CNN)

news_banner

Panama, MISTAR.ID – Gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Panama pada Jumat (9/10/2026), memicu kepanikan warga hingga menyebabkan kegiatan belajar-mengajar di seluruh negeri ditangguhkan.

Guncangan terasa hingga Panama City, yang berjarak sekitar 200 kilometer dari pusat gempa. Sejumlah bangunan dilaporkan rusak, sementara belum ada laporan awal mengenai korban jiwa.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan air kolam renang tumpah dari puncak gedung bertingkat lebih dari 20 lantai. Namun, rekaman tersebut belum dapat diverifikasi oleh AFP.

Video lainnya menunjukkan jembatan di atas Terusan Panama berguncang hebat, meski tetap kokoh ketika kendaraan melintas.

Dampak gempa juga dirasakan warga di sejumlah wilayah lain. Juana Alveo, 38 tahun, kasir toko di Kota Penonome, mengaku ketakutan karena putrinya sempat terjebak di sekolah ketika gempa terjadi.

"Rasanya mengerikan, tidak seperti apa pun yang pernah kami alami sebelumnya. Putri saya sempat terjebak di sekolah. Syukurlah kami baik-baik saja," kata Juana kepada AFP.

Di Santiago de Veraguas, pekerja pabrik Luis Poveda mengaku masih syok dan kesulitan menghubungi keluarganya. Sementara itu, Arnulfo Santos, pekerja pabrik tepung di kota yang sama, menggambarkan kepanikan saat guncangan berlangsung.

"Kami semua berlari keluar gedung, kabel-kabel listrik bergoyang, dan semua orang berada di luar," ujarnya.

Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa terjadi pada pukul 17.56 GMT atau Sabtu (10/10/2026) pukul 00.56 WIB. Pusat gempa berada pada kedalaman sekitar 10 kilometer, dekat kota kecil Pitaloza Arriba di wilayah selatan-tengah Panama.

Sistem Perlindungan Sipil Nasional menyebut guncangan berlangsung sekitar satu menit dan terasa di seluruh negara Amerika Tengah tersebut, yang berpenduduk sekitar 4,5 juta jiwa. Lembaga geosains setempat juga mencatat lebih dari 12 gempa susulan kuat, salah satunya berkekuatan di atas magnitudo 6,0.

Selain merusak sejumlah bangunan di wilayah tengah, gempa memicu potensi tsunami di Panama serta peringatan gelombang yang lebih kecil tetapi berbahaya di sepanjang pesisir negara-negara Amerika Latin dan Pasifik Selatan lainnya.

Presiden Panama Jose Raul Mulino meminta masyarakat tetap tenang melalui unggahan di platform X.

"Peristiwa ini tidak boleh dijadikan alasan untuk memicu kepanikan dan kekacauan," ujarnya. (afp)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN