Baku Tembak di Festival Salsa Toronto Tewaskan Dua Orang, Empat Terluka

Ilustrasi. (foto: istimewa/mistar)
Toronto, MISTAR.ID – Insiden baku tembak mengguncang Festival Salsa on St. Clair di Toronto, Kanada, Sabtu (11/7/2026). Peristiwa ini mengakibatkan dua orang tewas dan empat lainnya mengalami luka serius.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga baku tembak terjadi antara dua orang bersenjata. Aparat juga telah mengamankan dua pucuk senjata api dari lokasi kejadian.
Insiden itu terjadi di tengah festival musik Latin yang dihadiri lebih dari 13.000 pengunjung. Polisi menilai aksi tersebut berpotensi menimbulkan korban yang jauh lebih besar mengingat ramainya lokasi saat kejadian.
Wakil Kepala Kepolisian Toronto, Frank Barredo, mengatakan dua pria dinyatakan meninggal dunia, sementara empat korban lainnya dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi luka serius.
Pada tahap awal, polisi sempat mengeluarkan peringatan mengenai dugaan adanya penembak aktif. Namun, setelah penyelidikan berkembang, dugaan tersebut dinyatakan tidak sesuai dengan situasi yang sebenarnya.
Barredo juga belum menutup kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam insiden tersebut. Hingga kini, belum ada tersangka yang berhasil ditangkap dan penyelidikan masih terus berlangsung.
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyampaikan belasungkawa melalui akun X miliknya. Ia mengaku terkejut atas insiden yang terjadi dan menyampaikan doa bagi keluarga para korban. "Doa saya menyertai keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta," tulis Carney.
Ia juga mengapresiasi respons cepat kepolisian dan petugas darurat yang dinilai berhasil mencegah jatuhnya korban lebih banyak.
Wali Kota Toronto, Olivia Chow, mengecam keras aksi kekerasan tersebut. Menurutnya, penembakan di tengah festival yang dipenuhi keluarga, anak-anak, dan lansia merupakan tindakan yang sangat tidak bertanggung jawab.
Seorang saksi mata kepada CTV News mengungkapkan suasana di lokasi berubah menjadi kacau setelah suara tembakan terdengar.
"Tiba-tiba semua orang berlari menuju panggung. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi, lalu polisi datang dan menghentikan musik. Semuanya berlangsung sangat cepat," ujarnya.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER























