Tuesday, October 13, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Arab Saudi Tolak Tawaran Israel untuk Ikut Serang Houthi di Yaman

Mistar.idSelasa, 13 Oktober 2026 pukul 15.21 WIB
arab_saudi_tolak_tawaran_israel_untuk_ikut_serang_houthi_di_yaman

Pangeran Arab Mohammed bin Salman. (Foto: Reuters)

news_banner

Riyadh, MISTAR.ID – Arab Saudi menolak tawaran Israel untuk bergabung dalam operasi militer melawan kelompok Houthi di Yaman. Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), disebut tidak tertarik dengan bantuan militer dari Tel Aviv karena khawatir kerja sama tersebut memicu reaksi negatif di dalam negeri.

Sebagaimana dilansir Anadolu Agency, Selasa (13/10/2026), menyebutkan militer Israel berahap bisa memperkuat hubungan antara kedua negara sekaligus membuka jalan bagi kesepakatan normalisasi di masa mendatang jika Israel membantu Arab Saudi.

Diketahui, Saudi dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatic saat ini. Riyadh juga tetap berpegang pada pendirian bahwa normalisasi hubungan dengan Israel bergantung pada penyelesaian masalah Palestina, termasuk pembentukan negara Palestina.

Di tengah penolakan terhadap tawaran Israel, Saudi justru telah terlibat dalam operasi militer yang dilancarkan pemerintah Yaman untuk merebut wilayah-wilayah yang dikuasai Houthi. Dukungan Riyadh diberikan melalui serangan udara terhadap sejumlah target kelompok tersebut.

Konflik Yaman yang sempat mereda setelah kesepakatan gencatan senjata pada 2022 kembali memanas sejak Juli lalu. Pertempuran sengit berlangsung antara pasukan pemerintah Yaman yang didukung komunitas internasional dan kelompok Houthi yang didukung Iran.

Houthi kemudian membalas serangan dengan menargetkan wilayah Saudi menggunakan rudal dan drone. Sejumlah sasaran yang disebut menjadi target meliputi fasilitas minyak, kapal tanker, hingga bandara sipil. (Anadolu)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN