Diduga Palsukan Tandatangan Bansos BBM, Kadus di Langkat Dilapor ke Polisi


Warga desa Perlis bersama kuasa hukumnya saat membuat laporan ke Mapolres Langkat. (f:ist/mistar)
Langkat, MISTAR.ID
Warga Desa Perlis, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, melaporkan oknum kepala dusun (Kadus) yang diduga memalsukan tandatangan.
Oknum Kadus itu diduga memalsukan tanda tangan warga, pada bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2022, terkait bahan bakar minyak Rp300 ribu per nelayan.
Kuasa hukum warga Desa Perlis, Muhammad Ilham Fathanah mengatakan ada sekitar 800-an nelayan di Desa Perlis yang seharusnya berhak mendapatkan Bansos BBM itu.
"Terkait dengan hal tersebut dari pihak Dinas Perikanan Kabupaten Langkat tidak membuka secara valid tentang berapa besaran bantuan yang diserahkan oleh pihak perikanan. Namun salah satu Ketua BPD Desa Perlis menemukan bukti penyetoran bantuan itu," ujar Ilham, Jumat (4/4/2025).
Ternyata ada sebagian tandatangan warga Desa Perlis yang diduga dipalsukan oleh ketua kelompok nelayan Desa Perlis yang juga merupakan oknum Kadus.
"Dalam pembentukan kelompok, oknum kadus Desa Perlis tersebut membuat kelompok nelayan menggunakan identitas seperti KTP dan kartu keluarga warganya, tanpa sepengetahuan sebagian warga untuk membentuk kelompok nelayan itu," tuturnya.
Selaku kuasa hukum, Ilham mengaku merasa miris melihat warga Desa Perlis yang datanya dipakai untuk mengambil bantuan, dan tandatangannya dipalsukan.
"Saya yakin Polres Langkat dapat bersikap adil dalam menindaklanjuti perkara ini," kata Ilham yang menyebut oknum Kadus itu dilaporkan, pada Kamis (3/4/2025) kemarin.
Warga Desa Perlis berharap supaya perkara tersebut dapat menemukan titik terang dan terkait permasalahan tersebut dan keadilan tetap dapat ditegakkan. (endang/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Wanita 54 Tahun Asal Labusel Dibunuh Pacar, Motif Cemburu