0.8 C
New York
Sunday, February 25, 2024

Warga Sipispis Nekat Gantung Diri Usai Cekcok dengan Pacar

Tebing Tinggi, MISTAR.ID

Fazar Erlangga (22) Warga Dusun I Desa Serbananti Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ditemukan ibunya gantung diri di dalam kamar, Sabtu (18/6/22), sekira pukul 23.50 Wib. Diduga perbuatan nekat itu dilakukan usai bertengkar dengan pacarnya melalui Hp.

Dari informasi keluarga korban, mereka sempat melihat korban yang uring-uringan sambil memaki-maki dengan mengeluarkan bahasa-bahasa kotor setelah korban bertengkar dengan pacarnya lewat sambungan seluler pada sabtu malam itu.

Mendengar suara korban yang mengamuk-ngamuk tidak jelas tersebut membuat tetangganya yang berinisal S (60) dan I (55), merasa terganggu lalu kedua tetangga korbanpun datang menjumpai ayah korban yang berinisial R (50) di belakang rumahnya.

Baca juga:Curi HP, Warga Sipispis Sergai Dibekuk

Lalu ayah korbanpun memanggil korban, dan di situlah kedua saksi memberikan nasihat kepada korban dengan mengucapkan, “Kamu jangan ngamuk-ngamuk, kasian orang tua mu,” ucap S menasehati korban.

Mendengar nasihat saksi S, korbanpun mengangguk sambil menjawab singkat, “iya”, ucap korban malam itu.

Setelah kedua saksi menasehati korban, saksipun kembali pulang kerumahanya. Sedangkan korban kembali masuk ke dalam rumah.

Tapi setelah korban masuk ke dalam kamar rumahnya, dirinya kembali mengamuk-ngamuk tidak jelas sambil mengeluarkan kata-kata kotor untuk yang terakhir kalinya.

Dan tidak berapa lama suara korban Fazar Erlangga yang tadinya mengamuk tidak jelas, sudah tak terdengar lagi sekitar lebih dari 10 menit.

Tiba-tiba suara jeritan SH (48) selaku ibu kandung terdengar begitu kuat, setelah dirinya tidak sengaja melihat kondisi anak lajangnya sudah tergantung di dalam kamar korban.

Mendengar suara jeritan ibu korban, Ayah korban langsung menjumpai istrinya di ruang tamu dan melihat korban sudah tergantung dengan menggunakan tali tambang.

Atas kejadian tersebut, warga setempat pun langsung menghubungi pihak Polsek Sipispis yang dilanjutkan ke Mapolres Tebing Tinggi.

Baca juga:Beberapa Kali Coba Bunuh Diri Namun Gagal, Pria di Berastagi Ini Akhirnya Gantung Diri

Kasi Humas, AKP Agus Arianto, Senin (19/6/22) kepada wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut dan menjelaskan kalau korban pada Sabtu malam sudah dievakuasi dengan cara menurunkan korban dari gatungan, lalu membawa korban ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi guna dilakukan Visum et Revertum (VER). Sedangkan untuk autopsi pihak keluarga tidak bersedia, dan mengatakan sudah menerima dengan ikhlas akan kematian anak mereka.

“Dari keterangan saksi bahwa korban tidak ada memiliki riwayat penyakit yang diderita,” ungkap Kasi Humas. (naz/hm06)

 

Related Articles

Latest Articles