Monday, October 19, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Wanita Hamil yang Hanyut di Sungai Ular Ditemukan Meninggal Dunia

Mistar.idSenin, 19 Oktober 2026 pukul 14.23 WIB
wanita_hamil_yang_hanyut_di_sungai_ular_ditemukan_meninggal_dunia

Petugas Basarnas melakukan pencarian di aliran Sungai Ular. (Foto: Sembiring/MISTAR)

Deli Serdang, MISTAR.ID (19/10/2026) – Yesi (20), wanita hamil yang hanyut di aliran Sungai Ular, Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu (17/10/2026), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan oleh nelayan pencari udang kecepe di pesisir Pantai Labu pada Senin (19/10/2026).

Saat ditemukan, korban mengenakan celana panjang berwarna merah muda dan baju tidur.

“Nelayan pencari udang melihat mayat seorang wanita mengenakan celana panjang warna merah muda mengapung di laut. Mereka kemudian menahan mayat tersebut dan mengabari warga lainnya hingga akhirnya dibawa ke darat. Ternyata benar, itu adalah wanita yang hanyut di Sungai Ular, Desa Denai Kuala,” jelas Aman, warga Pantai Labu.

Jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka sebelum dimakamkan. Kepergian korban meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.

Yesi merupakan warga Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Setelah menikah, ia tinggal bersama suaminya di Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu.

Sebelumnya, petugas gabungan dari BPBD Deli Serdang dan Serdang Bedagai, Basarnas, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Deli Serdang melakukan pencarian selama dua hari di sekitar lokasi korban dilaporkan hanyut.

Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai hingga ke hilir menuju laut. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga korban akhirnya ditemukan oleh nelayan dalam kondisi meninggal dunia.

Menurut keterangan warga setempat, pencarian korban juga sempat melibatkan paranormal yang melakukan ritual dan menggunakan sesajen.

“Hingga akhirnya korban ditemukan meninggal dunia oleh nelayan,” tambah Abah Sahlun, warga setempat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Yesi diduga hanyut saat berusaha menolong seorang anak yang terbawa arus sungai. Anak tersebut diketahui merupakan keponakan suaminya dan berhasil diselamatkan. Namun, Yesi terseret derasnya arus Sungai Ular hingga menghilang.

Yesi merupakan cucu dari almarhum pemilik usaha teratak yang dikelola keluarga dan kemudian diteruskan oleh ayahnya.

Semasa gadis, Yesi tinggal bersama orang tuanya, Puput, di kawasan Jalan Waringin, Desa Melati II, tepatnya di samping Sekolah Inshanul dan di belakang sebuah distro.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN