Monday, October 19, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Doni Pacek Tewas Ditembak, Istri Minta Pelaku Dihukum Setimpal

Mistar.idSenin, 19 Oktober 2026 pukul 14.09 WIB
doni_pacek_tewas_ditembak_istri_minta_pelaku_dihukum_setimpal_

Istri Doni Pacek, Naya Agustin, saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Medan. (Foto: Putra/Mistar)

Medan, MISTAR.ID (19/10/2026) — Tewasnya Doni Pacek (40) merupakan kehilangan besar bagi Pemuda Pancasila (PP) Deli Serdang. Ayah satu anak itu dikenal sebagai salah satu kader terbaik di organisasi tersebut.

Hal itu disampaikan Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Deli Serdang, Junaidi, saat ditemui di depan kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Senin (19/10/2026).

"Bahwa Doni merupakan salah satu kader terbaik di Pemuda Pancasila. Kami merasa kehilangan kader militan yang banyak berkontribusi memajukan nama PP di Deli Serdang," ucapnya.

Dijelaskannya, Doni sangat aktif di organisasi dan banyak berkontribusi dalam setiap kegiatan PP.

"Doni ini cukup aktif di organisasi. Dia orang baik, kader militan benar ini. Sangat dermawan. Ini kita mau ada acara HUT PP, dia juga banyak berkontribusi," tuturnya.

Sementara itu, istri Doni, Naya Agustin, berharap polisi dapat mengusut tuntas peristiwa yang menewaskan suaminya. Ia juga meminta para pelaku dihukum setimpal.

"Semoga bisa diusut tuntas. Pelaku dapat hukuman setimpal dengan apa yang diperbuat kepada suami saya. Tuhan Mahatahu, pasti keadilan berpihak pada kami," ungkapnya.

Dikatakannya, Doni merupakan tulang punggung keluarga. Setiap hari, pria 40 tahun itu bekerja sebagai pengawas di minimarket yang ada di Deli Serdang.

Doni meninggalkan seorang istri dan seorang anak. Kini, Naya harus membesarkan anaknya seorang diri.

"Dia tulang punggung keluarga. Setiap hari pengawas di minimarket. Sekarang ini belum tahu mau bagaimana. Kami fokus menguburkan dulu," ujarnya.

Sebelumnya, dua kelompok pemuda terlibat bentrok di sekitar simpang tiga dekat Gang Bidan, Jalan Limau Mungkur, Dusun III, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (18/10/2026) malam.

Dalam bentrokan tersebut, Doni Pacek yang merupakan Wakil Komandan (Wadan) KOTI Pemuda Pancasila Kabupaten Deli Serdang meninggal dunia. Sejumlah pria lainnya juga mengalami luka-luka.(hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN