Saturday, October 17, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Tanggul Sungai Sordang Jebol, 90 Rumah di Bosar Maligas Terendam Banjir

Mistar.idSabtu, 17 Oktober 2026 pukul 12.02 WIB
tanggul_sungai_sordang_jebol_90_rumah_di_bosar_maligas_terendam_banjir_

Rumah warga terendam banjir di Kelurahan Bosar Maligas, Kecamatan Bosar Maligas, Simalungun. (foto: BPBD Simalungun/Mistar)

Simalungun, MISTAR.ID - Jebolnya tanggul Sungai Sordang menyebabkan banjir merendam 90 rumah di Kelurahan Bosar Maligas, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun. Sebanyak 128 kepala keluarga (KK) terdampak akibat kejadian tersebut.

Kepala BPBD Simalungun, Budiman Silalahi, mengatakan ketinggian air sempat mencapai 1,5 meter di beberapa titik. Sementara itu, air yang menggenangi 90 rumah warga rata-rata dilaporkan sekitar setengah meter.

Meski air masuk rumah, seluruh warga memilih bertahan di kediaman masing-masing dan tidak ada yang mengungsi. Budiman mengatakan, pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi banjir.

"Kita lebih mengutamakan keselamatan nyawa, tapi sampai saat ini tidak ada korban jiwa. Iya, 90 rumah dan sekitar 128 KK. Tidak ada warga yang mengungsi, semua memilih menetap di rumah," katanya, Sabtu (17/10/2026).

Menurut Budiman, jebolnya tanggul Sungai Sordang bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan informasi yang diterimanya, kejadian serupa sudah berlangsung tiga kali sepanjang tahun ini.

"Iya, tanggul Sungai Sordang jebol dan itu juga sudah berulang. Tahun ini informasinya sudah tiga kali kejadian," ujarnya.

Saat melakukan pengecekan pada Sabtu pagi, Budiman mendapati air telah surut. BPBD Simalungun selanjutnya akan melaporkan kejadian itu kepada pimpinan dan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait untuk menentukan bentuk bantuan yang diperlukan warga terdampak.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan camat dan lurah setempat terkait penanganan pascabanjir.

"Pagi ini saya cek ke lokasi, tadi sudah surut. Selanjutnya kita akan melaporkan ke pimpinan, kemudian berkoordinasi dengan dinas terkait. Apa yang bisa dibantu akan kita sesuaikan. Kita juga sudah koordinasi dengan camat dan lurah," kata Budiman.

Berulangnya kejadian tanggul jebol di Sungai Sordang menjadi perhatian dalam penanganan banjir di wilayah tersebut. BPBD Simalungun akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti dampak kejadian dan menentukan langkah yang diperlukan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN