Wednesday, October 14, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Tabrakan Dua Honda Vario di Pematangsiantar, Penumpang Tewas

Mistar.idRabu, 14 Oktober 2026 pukul 17.14 WIB
tabrakan_dua_honda_vario_di_pematangsiantar_penumpang_tewas

Lokasi laka lantas yang berujung petaka. (foto:dokumen kanit laka satlantas polres/mistar)

Pematangsiantar, MISTAR.ID (14/10/2026) – Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor Honda Vario terjadi di persimpangan Jalan Laguboti dan Jalan Tarutung, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, Senin (12/10/2026) pagi menjelang siang. Tabrakan tersebut merenggut nyawa seorang penumpang.

Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 09.50 WIB itu melibatkan Honda Vario bernomor polisi BK 5575 BI dan Honda Vario bernomor polisi BB 3849 CF.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pematangsiantar, Ipda Esron Pasaribu, membeberkan bahwa insiden berawal saat petugas piket Unit Gakkum menerima laporan dari warga setempat. Petugas langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menggali keterangan saksi.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pengendara Vario BK 5575 BI, Putri Juli Yanti Panggabean, saat itu tengah membonceng Evalina Ansari. Kendaraan melaju dari arah Jalan Laguboti Atas menuju ke bawah,” ungkap Esron saat dikonfirmasi Mistar.id, Rabu (14/10/2026).

Setibanya di persimpangan Jalan Tarutung, dari arah samping muncul Honda Vario BB 3849 CF yang dikendarai Chandro Gultom bersama Asna Sitio. Kendaraan Chandro diketahui bergerak dari arah Jalan Tarutung Atas menuju Jalan Gereja.

Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, benturan keras tak terelakkan. Kedua kendaraan beserta para pengendara dan penumpangnya terjatuh ke badan jalan.

“Akibat tabrakan tersebut, para pengendara dan penumpang dari kedua sepeda motor jatuh tersungkur dan mengalami luka-luka cukup serius,” tambah Esron.

Para korban sempat dievakuasi oleh warga dan petugas ke RS Vita Insani untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Namun, Asna Sitio, penumpang Honda Vario BB 3849 CF, meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.

“Korban meninggal dunia atas nama Asna Sitio langsung kita evakuasi ke RSUD Djasamen Saragih untuk proses visum et repertum,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti dan melakukan rekonstruksi untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.

“Untuk pemicu utama kecelakaan, saat ini masih dalam proses penyidikan mendalam oleh tim Unit Gakkum,” pungkas Esron. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN