Pensiunan Guru Tewas Tertabrak Kereta Api di Lintasan Pasar Sore Beringin

Sepeda dayung yang dikendarai korban di sekitaran rel kereta api. (Foto: Hendra/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID - Seorang pensiunan kepala sekolah dasar negeri, Ponijan, 70 tahun, tewas setelah tertabrak kereta api di perlintasan rel kereta api (KA) Jalan Pasar Sore, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (15/10/2026).
Saat kejadian, Ponijan tengah mengendarai sepeda dayung miliknya. Diduga, korban hendak berjualan rangginang di SPBU dekat RS Patar Asih, Pasar Sore.
Menurut keterangan warga setempat, kejadian berlangsung sangat cepat. Belum diketahui jenis kereta api yang menabrak korban. Diduga, korban tidak mendengar atau melihat kereta api yang hendak melintas.
“Sepeda dayung milik korban terpental beberapa meter. Korban ditemukan tewas tidak jauh dari sepeda dayung miliknya,” ujar Udin, warga setempat.
Sejumlah warga mengenal korban sebagai seorang guru, bahkan kepala sekolah SDN pada tahun 1980-an hingga 1990-an.
“Setelah pensiun sebagai guru dan kepala sekolah, korban berjualan rangginang di SPBU. Banyak warga atau mantan muridnya yang membeli dagangannya. Jika diberi uang lebih, korban selalu mendoakan yang baik-baik,” jelas Wati yang mengaku pernah menjadi murid korban.
Namun, Wati mengaku tidak terlalu mengenal pribadi korban.
Polisi kemudian membawa jenazah korban ke RS Patar Asih yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Selama ini korban tinggal bersama salah satu anaknya di Desa Pasar V Kebun Kelapa. Namun, jenazah korban dikebumikan di pemakaman Muslim Dusun Bali, Desa Karang Anyar, Kecamatan Beringin, karena salah satu anak korban yang lainnya tinggal di sana,” tambah Wahyudi, kerabat korban. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Kasus Dugaan Pembunuhan Jonres Sinaga Mandek 19 Bulan, ILAJ Desak Kapolres Baru Bertindak





















































