Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Pencarian Hari Ketujuh Warga Aornakan II Hilang di Sungai Lae Ordi Belum Ditemukan

Mistar.idRabu, 1 April 2026 18.46
journalist-avatar-top
SM
pencarian_hari_ketujuh_warga_aornakan_ii_hilang_di_sungai_lae_ordi_belum_ditemukan

Tim BPBD Kabupaten Pakpak Bharat dan Basarnas melakukan pencarian orang hilang di air terjun Sampuren Lae Une. (foto: Sampang/mistar)

news_banner

Pakpak Bharat, MISTAR.ID

Hingga hari ketujuh, Tim gabungan BPBD Kabupaten Pakpak Bharat dibantu Basarnas Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masih melakukan operasi pencarian Robet Sinamo, 50 tahun, warga Dusun Kuta Tao Desa Aornakan II, Kecamatan Pergetteng Getteng Sengkut Kabupaten Pakpak Bharat yang dinyatakan hilang di aliran sungai Lae Ordi.

Informasi dihimpun, diketahui pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, Robet Sinamo pergi keluar rumah ke arah sungai Lae Ordi namun hingga sore hari belum juga kembali ke rumah. Mengetahui hal tersebut, pihak keluarga menyampaikan informasi kepada Pemerintah Desa dan kemudian dilakukan pencarian ke arah Lae Ordi.

Setelah dilakukan pencarian di lokasi tersebut, ditemukan jejak atau bekas orang diduga tergelincir ke arah Lae Ordi. Mendapat laporan dari warga, Tim BPBD Pakpak Bharat melakukan operasi pencarian yang dilakukan warga bersama tim gabungan Basarnas dari Provinsi Sumut, TNI-Polri menyisir aliran sungai Lae Ordi hingga air terjun Sampuren Lae Une

"Sudah memasuki hari ketujuh pencarian korban (Robet Sinamo) yang dilakukan tim gabungan belum membuahkan hasil," kata Kepala BPBD Kabupaten Pakpak Bharat, Augusman Padang.

Upaya pencarian dengan menyisir aliran sungai Lae Ordi hingga ke Sampuren Lae Une sudah dilakukan tim gabungan bahkan mereka juga memasang kawat duri di tengah aliran sungai.

Augusman Padang menjelaskan upaya pencarian sudah dilakukan secara maksimal dengan menurunkan tim Basarnas dari Medan dilengkapi satu unit drone namun korban belum juga ditemukan.

"Sesuai dengan SOP pencarian orang hilang atas nama Robet Sinamo jika tidak ditemukan hingga sore ini (Rabu,1/4/2026) operasi pencarian akan dihentikan. Namun pihak keluarga minta pencarian bisa dilaksanakan hingga hari Kamis (2/4/2026). Jika belum juga ditemukan, pihak keluarga akan melaksanakan tabur bunga," ucapnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN