Pencari Ikan yang Hilang di Danau Toba Belum Juga Ditemukan

Tim SAR Pos Danau Toba saat mencari Usman yang hilang. (Foto: Indra/Mistar)
Toba, MISTAR.ID – Usman Sihotang, pencari ikan yang hilang di perairan Danau Toba, belum juga ditemukan di hari keempat pencarian, Kamis (8/10/2026).
Hari ini, Tim SAR telah mengubah pola pencarian. Namun, Koordinator Pos SAR Danau Toba, Erikson Gultom, mengatakan korban belum juga ditemukan.
“Setelah tiga hari melakukan penyelaman, pencarian hari ini dilakukan dengan menyisir permukaan Danau Toba. Sejak hari pertama, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan Usman,” kata Erikson.
Menurutnya, pencarian terkendala informasi lokasi terakhir Usman yang belum diketahui secara pasti. Kondisi dasar Danau Toba yang tidak rata juga membuat pencarian di bawah permukaan tidak mudah dilakukan.
"Lebih sulit pencariannya karena lokasi tenggelam tidak ada yang tahu pasti," ujarnya.
Tim SAR juga sudah menggunakan sonar untuk membantu melihat kondisi di bawah permukaan air.
"Kami menyelam disaksikan keluarga. Kemudian danau ini konturnya seperti gunung. Kami juga sudah cek pakai sonar, namun tidak ada ditemukan tanda-tanda," katanya.
Usman dilaporkan hilang pada Senin (5/10/2026) saat mencari ikan menggunakan solu. Ia sebelumnya bersama rekannya mencari ikan di sekitar perairan Danau Toba.
Setelah membawa hasil tangkapan ke tepi danau, Usman kembali ke tengah danau seorang diri untuk memasang doton. Setelah itu, Usman tidak pernah terlihat lagi.
Pada pencarian awal, ditemukan dayung dan sandal yang diduga milik Usman. Sementara solu yang digunakannya juga belum ditemukan.
Sesuai prosedur, pencarian akan dilakukan selama tujuh hari. Operasi pencarian tetap bisa dilakukan sesuai perkembangan dan petunjuk yang ditemukan di lapangan.
"Sesuai SOP kami melakukan pencarian selama tujuh hari, namun masih menunggu petunjuk selanjutnya dari lapangan," ujarnya.[]


















































