Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Pelajar SMP Tewas di Pagar Merbau Diduga Korban Pembunuhan, Keluarga Minta Ekshumasi

Mistar.idSabtu, 7 Februari 2026 20.52
journalist-avatar-top
HS
pelajar_smp_tewas_di_pagar_merbau_diduga_korban_pembunuhan_keluarga_minta_ekshumasi

Jenazah korban saat di lokasi kejadian. (foto: Dokumentasi Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Kasus penemuan jasad remaja laki-laki di Jalan Desa Suka Mandi Hilir, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (22/12/2025), masih dalam penanganan Polresta Deli Serdang.

Keluarga korban melalui kuasa hukumnya, menduga Hafidz Khairu Agam, 15 tahun, meninggal dunia bukan akibat kecelakaan lalu lintas, tapi diduga korban pembunuhan.

Sebelumnya, Satlantas Polresta Deli Serdang yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dipimpin Kanit Gakkum, AKP R Gultom, menyimpulkan pelajar SMP warga Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, itu merupakan korban kecelakaan lalu lintas tunggal.

Namun, pihak keluarga belakangan menilai terdapat sejumlah kejanggalan. Kuasa hukum keluarga korban, Hafiz Saragih menyebut pihaknya telah mengajukan permohonan resmi kepada polisi agar dilakukan ekshumasi atau pembongkaran makam untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami menemukan sejumlah kejanggalan berdasarkan informasi dan fakta di lokasi kejadian. Sepeda motor korban tidak mengalami kerusakan signifikan, padahal menurut keterangan awal polisi, korban diduga menabrak bok titi (jembatan kecil),” ujar Hafiz, Sabtu (8/2/2026).

Selain itu, lanjutnya, teman-teman korban yang diketahui keluar bersama korban pada malam kejadian juga tidak memberikan informasi apapun kepada keluarga terkait peristiwa yang dialami korban.

“Kecurigaan lainnya, tidak ada satu pun rekan korban yang mengabari keluarga mengenai kejadian tersebut,” katanya.

Sebelumnya, warga menemukan jasad Hafidz Khairu Agam di area persawahan dalam kondisi mulut dan hidung mengeluarkan darah. Di samping jasad korban ditemukan sepeda motor milik korban, yang sempat menggegerkan warga sekitar.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian melakukan evakuasi dan membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Amri Tambunan untuk keperluan visum.

Dari hasil pengamatan awal di lokasi, tidak ditemukan bekas seretan kendaraan. Yang terlihat hanya pecahan kaca lampu sepeda motor di bagian atas bok titi, tepat di bawah lokasi ditemukannya jasad korban.

Kapolsek Pagar Merbau, AKP Ronald Sihite, mengatakan berdasarkan hasil olah TKP awal yang dilakukan Satlantas, korban diduga mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal setelah menabrak bok titi, dan jasad korban ditemukan warga keesokan paginya.

“Dari hasil olah TKP awal, korban diduga mengalami laka tunggal. Namun demikian, setiap informasi baru tentu akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur hukum,” ujarnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN