Keluarga Korban Penculikan dan Penyiksaan di Pancur Batu Minta Polisi Usut Tuntas

Salah seorang korban yang tewas usai diculik dan dihakimi sekelompok pelaku saat disemayamkan. (foto: istimewa/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Keluarga Jakob, 17 tahun warga Desa Namo Bintang, Dusun I, meminta polisi untuk mengusut tuntas kasus yang menewaskan adiknya diduga para pelaku berdalih jika keduanya terlibat dalam aksi pencurian yang dialami orang tua salah satu pelaku. Ia menduga pelaku pengeroyok adiknya diduga lebih dari 10 orang.
"Kami rasa pelaku lebih 10 orang. Karena sebelum kejadian jam 3 subuh, para pelaku ini sudah menjemput Jakob jam 1, mau diculik tapi belum ketemu," kata abang kandung Jakob, Krismon, Minggu (23/11/2025).
Bahkan, beberapa warga kampung sebelumnya telah dihubungi para pelaku untuk menghakimi adiknya.
"Sudah ditelepon warga. Ada yang setuju ada yang tidak. Waktu dijemput dan dibawa ke pondok, adik saya diteriaki maling. Wajah adik saya waktu dibawa ditutupi selimut dan leher diikat tali," ujarnya.
Krismon berharap agar kasus tersebut tidak ada dibekingi siapapun. Pasalnya, pihak keluarga curiga karena dua pria lagi hingga kini belum juga ditangkap.
"Kasusnya sekarang ditangani polrestabes Medan tanpa diberitahukan ke keluarga korban. Lalu pelaku jadi enam orang katanya. Kami nggak tau dua lagi siapa. Lalu kabarnya delapan orang yang diperiksa. Kami mina ini diusut tuntas. Jangan ada yang bekingi," kata Krismon.
Menurut Krismon, dua pria yang dimaksud berinisial GU dan NA. Pasalnya, sepekan sebelum kedua korban diculik, kedua pria itu terlebih dahulu dijemput para terduga pelaku.
GU diketahui dijemput di salah satu lapo tuak di sekitar lokasi. Selanjutnya, NA juga dijemput dan keduanya diintimidasi dan dihakimi. Diduga, kedua pria itu menyebut nama kedua korban atas tudingan pencurian uang dan handphone milik orang tua salah satu pelaku.
"Mereka dua pertama dijemput dan dipukuli para pelaku. Maunya si NA dan GU ditangkap dan diperiksa. Karena mungkin mereka berdua yang bilang ke pelaku bahwasanya si Jakob dan Reza yang mencuri. Mengapa mereka belum ditangkap. Kalau mereka berdua ditangkap dan mengakui bahwa kedua korban tidak terlibat bagaimana. Harusnya kalau memang adik saya mencuri, laporkan ke Polisi. Bukan main hukum rimba," ucapnya.
Sebelumnya, dua orang pria tewas dihakimi sekelompok warga di Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (15/11/2025). Kedua pria itu diketahui bernama Jakob, warga Desa Namo Bintang, Dusun I, dan Reza Pahlevi, 30 tahun warga Desa Namo Bintang Dusun II Sumberingin.






















