Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Buntut Salah Tangkap Ketua NasDem, DPRD Sumut Akan Panggil Kapolrestabes Medan

Mistar.idSenin, 20 Oktober 2025 10.52
AN
MA
buntut_salah_tangkap_ketua_nasdem_dprd_sumut_akan_panggil_kapolrestabes_medan

Anggota Komisi A sekaligus Bendahara Fraksi NasDem DPRD Sumut, Berkat Kurniawan Laoli. (Foto: Ari/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Bendahara Fraksi NasDem DPRD Sumatera Utara (Sumut), Berkat Kurniawan Laoli, menegaskan pihaknya melalui Komisi A akan memanggil Kapolrestabes Medan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait aksi salah tangkap yang dilakukan oknum polisi terhadap Ketua NasDem Sumut, Iskandar, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, tindakan oknum polisi yang memaksa Iskandar turun dari pesawat tanpa dasar hukum yang jelas telah mencederai rasa keadilan dan menghina martabat seorang warga negara. Ia menegaskan, DPRD memiliki fungsi pengawasan terhadap aparat negara, termasuk lembaga kepolisian di Sumut.

“Kita tidak bisa membiarkan perlakuan itu terjadi. Kami di Komisi A akan memanggil Kapolrestabes Medan untuk meminta penjelasan terkait kronologi dan dasar hukum tindakan tersebut,” kata Anggota Komisi A DPRD Sumut Fraksi NasDem itu, Senin (20/10/2025).

Ia menilai, peristiwa salah tangkap tersebut bukan hanya menyangkut persoalan pribadi, tetapi juga telah menyentuh ranah publik karena melibatkan tokoh politik daerah di Sumut.

“Kita akan cek bagaimana bisa terjadi salah tangkap yang melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Berarti ada persoalan serius dalam mekanisme kerja aparat. Saya rasa ini harus dituntaskan,” ucap Berkat.

Politisi NasDem itu mengatakan, peristiwa tersebut dikhawatirkan dapat menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Karena itu, ia mendesak Kapolrestabes Medan segera memberikan klarifikasi terbuka dan menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada pihak yang dirugikan.

“Kepolisian merupakan mitra kerja Komisi A. Kami akan melakukan rapat internal terlebih dahulu sebelum mengagendakan pemanggilan Kapolrestabes Medan. DPRD Sumut ingin memastikan kinerja aparat tetap profesional dan tidak bertindak sewenang-wenang terhadap warga sipil,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh aparat penegak hukum di Sumut agar menjunjung tinggi etika profesi dan prinsip presisi sebagaimana arahan Kapolri. Ia menilai, keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu, namun melalui tindakan yang beradab dan menghormati Hak Asasi Manusia.

Sebelumnya, Ketua Partai NasDem Sumut, Iskandar, menjadi korban salah tangkap di dalam pesawat maskapai Garuda Indonesia di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, pada Rabu malam (15/10/2025).

Iskandar mengaku dipaksa turun dari pesawat Garuda Indonesia saat hendak terbang dari Bandara Kualanamu menuju Soekarno-Hatta dengan nomor penerbangan GA193 pukul 19.25 WIB dengan tujuan Jakarta. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN