Berharap Asuransi dari Leasing, IRT di Deli Serdang Nekat Buat Laporan Palsu

Nanda Khairunnisa saat menunjukkan lokasi kejadian begal fiktif yang dilaporkannya. (Foto: Istimewa/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Seorang ibu rumah tangga, Nanda Khairunnisa, 28 tahun, warga Desa Tembung, Percut Sei Tuan, berniat mendapatkan klaim asuransi sepeda motor hilang dari leasing.
Namun, rencananya tidak terwujud karena ia telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Medan Tembung. Nanda terbukti membuat laporan palsu.
Dalam laporannya bernomor LP/B/158/II/2026/Spkt/Polsek Medan Tembung, ia mengaku sepeda motor Yamaha Fazzio BK 3525 AND miliknya hilang karena dibegal. Diceritakannya, saat itu ia sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Tambak Bayan, Desa Bandar Setia, Rabu (28/1/2026) lalu.
Tiba-tiba, ia dipepet oleh empat pria dengan mengendarai dua sepeda motor. Kawanan itu pun dikatakannya menyerangnya dengan cara menendang hingga ia terjatuh. Selain itu, keempatnya juga mengancamnya dengan senjata tajam hingga ia memilih kabur meninggalkan sepeda motornya.
Polisi yang menerima laporan tersebut menyelidiki kasus setelah mendapat laporan. Namun, polisi mulai curiga kepada Nanda karena ia terlihat gugup dan tak mampu menceritakan detail peristiwa yang dialaminya.
"Setelah kita interogasi, kita ajak ke TKP untuk menggambarkan kejadian tersebut. Ternyata ia tidak mampu dan kita meminta yang bersangkutan jujur. Ternyata benar, ia mengaku bahwa laporannya palsu atau fiktif. Jadi kejadian begal itu tidak benar adanya," ucap Kompol Ras Maju, Minggu (8/2/2026).
Atas pengakuannya itu, Nanda ditetapkan sebagai tersangka atas kasus laporan palsu. Meski begitu, petugas tidak menahannya. Pasalnya, pihak keluarga menjamin dan Nanda dikenakan wajib lapor.
"Tidak ditahan. Wajib lapor saja," kata mantan Kasat Reskrim Polres Tanah Karo itu.
Bekerja Sama dengan Leasing
Dari hasil interogasi, terungkap jika Nanda nekat membuat laporan palsu karena tak mampu membayar cicilan sepeda motor tersebut. Ia berharap mendapatkan klaim asuransi dan tidak melanjutkan pembayaran tersebut.
Nanda bekerja sama dengan S, salah seorang karyawan salah satu perusahaan leasing. Bahkan, seluruh alur cerita begal itu dirangkai oleh S untuk dieksekusi oleh Nanda.
"Dia mengakunya disuruh si S, orang leasing," tuturnya.
Dilanjutkannya, sepeda motor milik Nanda diduga telah dijual sebelum membuat laporan ke polsek, Rabu (4/2/2026) lalu.
"Dugaannya, kendaraan sudah dijual. Sehingga surat kehilangan akan dipakai untuk klaim asuransi," ujarnya. (hm20)
BERITA TERPOPULER
























