Saturday, October 10, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Kota Padang

Mistar.idSabtu, 10 Oktober 2026 pukul 20.32 WIB
banjir_rendam_sejumlah_wilayah_di_kota_padang

Banjir melanda sejumlah tempat di Padang Sumatera Barat setelah diguyur hujan lebat sejak Sabtu (10/10/2026) siang. Belasan orang dilaporkan terjebak dan memerlukan evakuasi. (foto: Fitra Yogi/Antara)

news_banner

Padang, MISTAR.ID - Hujan lebat yang mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat, sejak Sabtu (10/10/2026) siang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Belasan warga dilaporkan terjebak dan membutuhkan bantuan evakuasi.

Banjir kembali merendam kawasan perumahan Luminpark di Lubuk Minturun, yang sebelumnya juga terdampak bencana serupa pada akhir November 2025. Hingga Sabtu malam, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban karena proses evakuasi warga masih berlangsung.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan dua kecamatan yang terdampak paling parah adalah Kuranji dan Koto Tangah.

"Sejauh ini laporan dari dua kecamatan. Kecamatan Kuranji dan (Kecamatan) Koto Tangah," kata Hendri kepada wartawan, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Di Kecamatan Kuranji, banjir terparah dilaporkan terjadi di kawasan Guo Lapau Munggu. Sementara di Kecamatan Koto Tangah, wilayah yang terdampak parah meliputi Luminpark dan Kampung Apa.

"Terparah di sana. Memang ada di daerah lain, namun tidak separah lokasi-lokasi itu (Guo Kuranji dan Lumin Park)," ujarnya.

Hendri mengatakan BPBD bersama tim terkait saat ini memprioritaskan penyelamatan warga yang terdampak banjir.

"Kita fokus evakuasi dulu," tambahnya.

Laporan CNNIndonesia menyebutkan, genangan air di sejumlah titik masih cukup tinggi hingga mengganggu arus lalu lintas. Jalan di kawasan By Pass, tepatnya di depan Rumah Sakit Siti Rahma, tidak dapat dilalui kendaraan karena genangan air terus meningkat.

Kondisi serupa terjadi di depan pemakaman umum Tunggul Hitam. Genangan banjir menyebabkan kendaraan tidak bisa melintas dan memicu kemacetan panjang.

Sejumlah video yang memperlihatkan kondisi warga saat banjir melanda permukiman mereka. Dalam rekaman tersebut, sebagian warga terlihat menyelamatkan diri dengan naik ke loteng rumah untuk menghindari genangan air. Mereka meminta bantuan tim SAR agar segera dievakuasi.

Hingga pukul 19.00 WIB, hujan masih mengguyur sejumlah wilayah di Kota Padang, meski di beberapa lokasi intensitasnya mulai mereda. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN