Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Balita Empat Tahun Dianiaya Paman-Bibi, Disekap dan Dibotaki

Mistar.idMinggu, 15 Februari 2026 pukul 14.50 WIB
balita_empat_tahun_dianiaya_pamanbibi_disekap_dan_dibotaki_

Balita korban penganiayaan paman dan bibi. (foto: detik/mistar)

news_banner

Surabaya, MISTAR.ID

Kasus dugaan kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Surabaya. Seorang balita perempuan berusia 4 tahun diduga dianiaya oleh paman dan bibinya sendiri di kawasan Lakarsantri. Kedua terduga pelaku telah diamankan polisi.

Kepala Satuan PPA dan TPPO Polrestabes Surabaya, AKBP Melatisari, mengatakan pihaknya masih mendalami motif kekerasan tersebut. “Sementara pengakuan tersangka, anak itu disebut nakal dan sulit diatur,” ujar Melati, Minggu (15/2/2026).

Meski begitu, polisi belum merinci bentuk “kenakalan” yang dimaksud pelaku. Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka di bagian wajah dan kepala. Rambut bagian atas korban juga dipangkas hingga botak sebagian.

Peristiwa ini terjadi di sebuah kamar kos di Jalan Bangkingan, Lakarsantri. Korban diduga mengalami kekerasan selama kurang lebih dua bulan. Kasus terungkap Senin (9/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban yang terkunci sendirian di dalam kamar kos berteriak meminta tolong.

Seorang tetangga bernama Islaha mengaku mendengar suara anak kecil memanggilnya berulang kali dari balik tembok. “Ada suara memanggil saya, ‘Mama Adik Rama,’ berkali-kali. Waktu saya dekati, ternyata dari dalam kamar kos itu,” katanya.

Korban meminta tolong karena merasa lapar. Ia mengaku belum makan sejak pagi dan pintu kamar dikunci dari luar oleh paman dan bibinya yang pergi bekerja. “Saya tanya kenapa, dia bilang minta dibukakan pintu karena lapar. Saya tidak tega,” ucap Islaha.

Karena pintu terkunci rapat, warga bersama pengurus RT kemudian meminta bantuan polisi. Petugas akhirnya mengevakuasi korban dengan merusak kawat teralis jendela.

Saat ditemukan, kondisi korban cukup memprihatinkan. Wajahnya terlihat luka, terutama di bagian dagu yang berdarah. Rambutnya juga tampak dicukur tidak rata hingga sebagian botak.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara detail kronologi dan motif kekerasan tersebut. Sementara itu, korban kini mendapat penanganan dan pendampingan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN