Aksi Heroik Kapolsek Pangkalan Brandan Selamatkan Warga Terjebak Banjir di Langkat

Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Amrizal Hasibuan saat menyelamatkan warga dari kepungan banjir setinggi orang dewasa. (Foto: Istimewa/Mistar)
Langkat, MISTAR.ID
Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah kembali memicu banjir di sejumlah titik, termasuk dan Babalan. Dalam situasi darurat tersebut, bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir, terutama kelompok rentan dan lanjut usia.
Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Amrizal Hasibuan turun langsung memimpin proses evakuasi bersama anggotanya. Anak-anak, ibu-ibu, lansia, serta warga dengan kondisi kesehatan khusus menjadi prioritas utama dalam penyelamatan.
Total ada sebanyak 15 titik terendam, mulai dari Jalur Lintas Sumatra (Jalinsum) Km 84-86 hingga permukiman warga di Sei Lepan, Babalan, Desa Harapan Baru, Puraka I, Lubuk Kertang, Lubuk Kasih, hingga Brandan Timur.
“Arus lalu lintas di beberapa ruas jalan utama menjadi terganggu akibat genangan air setinggi 30-50 sentimeter. Sejumlah dusun mengalami peningkatan debit air sehingga warga perlu dievakuasi ke lokasi lebih aman,” ujar Amrizal.
Salah satu warga yang berhasil diselamatkan merupakan seorang ibu dari yang mengalami stroke total dan tidak mampu menyelamatkan diri saat genangan air terus meningkat. Dengan peralatan seadanya, personel Polsek mengevakuasi korban dan membawanya ke masjid terdekat untuk perlindungan dan penanganan lebih lanjut.
Evakuasi serupa juga dilakukan oleh Kanit Polsek Hinai, yang turun langsung memimpin proses penyelamatan seorang warga stroke parsial (lumpuh sebelah) dan sejumlah lansia yang kesulitan mengungsi akibat tingginya genangan air.
“Dalam kondisi bencana, keselamatan warga adalah prioritas. Kami hadir memberikan pertolongan dan memastikan masyarakat mendapatkan bantuan secepat mungkin,” kata Taufan.
Di Lingkungan III Kolam Raja, Jalan Syeh Usman, seorang wanita lanjut usia, Salmah, 95 tahun, dalam kondisi lemah berhasil diselamatkan personel kepolisian dari kepungan banjir setinggi 1,5 meter. Evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi fisik korban yang sudah lanjut usia. Saat ini, Salmah telah dipindahkan ke lokasi aman di Masjid Azizi.
Sementara itu, juga mengevakuasi 13 orang, terdiri dari anak-anak, ibu-ibu, dan lansia dari Dusun III dan Dusun V Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai.
Seluruh korban kemudian dibawa ke Kantor Kepala Desa Batu Melenggang dan langsung mendapatkan penanganan dari tim medis .
Kapolres Langkat, memberikan apresiasi atas respons cepat jajaran Polsek dalam menangani situasi darurat tersebut.
“Kami menekankan pentingnya respons cepat dalam kondisi darurat. Upaya seluruh jajaran Polsek merupakan wujud nyata kehadiran Polri bagi masyarakat, terutama saat menghadapi situasi bencana,” ujar David.
Ia menambahkan penanganan terhadap warga sakit dan kelompok rentan menjadi prioritas utama. “Personel di lapangan telah bekerja maksimal meski kondisi sulit. Polres Langkat akan terus hadir memberikan pertolongan tanpa menunda waktu,” tuturnya.
Hingga saat ini, dan jajaran tetap siaga memantau perkembangan banjir di wilayah terdampak serta bersiap melakukan penanganan lanjutan jika debit air kembali meningkat. (hm25)
BERITA TERPOPULER























