Luisa Adreena Jadi Nomine Termuda Pemeran Utama Perempuan Terbaik FFI 2026

Luisa Adreena dalam film Na Willa 2026 (Foto: Dokumentasi/Visinema Studios)
Jakarta, MISTAR.ID - Aktris cilik Luisa Adreena mencetak sejarah di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2026. Pada usia tujuh tahun, pemeran Na Willa dalam film berjudul sama itu menjadi nomine termuda kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik dalam perebutan Piala Citra.
Luisa bersaing dengan sejumlah aktris senior, yakni Christine Hakim, Marsha Timothy, Meriam Bellina, dan Shenina Cinnamon. Pencapaian tersebut dikonfirmasi Humas FFI, Nada Bonang, kepada CNNIndonesia.com, Selasa (13/10/2026).
“Bila narasinya untuk kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik, maka jadi valid karena belum ada perempuan yang lebih muda sebelumnya yang dapat nominasi ini,” kata Nada.
Nada menjelaskan, sebelum Luisa, sejumlah aktris pernah masuk nominasi kategori tersebut pada usia yang lebih dewasa. Di antaranya Ira Maya Sopha melalui film Ira Maya Si Anak Tiri pada FFI 1980, serta Gita Novalista dalam The Mirror Never Lies dan Salma Paramitha dalam Rindu Purnama pada FFI 2011. Ketiganya tercatat berusia 12 tahun saat meraih nominasi.
Sementara itu, dalam sejarah kategori pemeranan FFI, pemeran termuda yang meraih sekaligus memenangkan penghargaan adalah Muhammad Adhiyat. Ia memenangkan kategori Pemeran Anak Terbaik pada FFI 2017 lewat film Pengabdi Setan saat berusia enam tahun.
Nama Luisa mulai dikenal luas setelah memerankan Na Willa dalam film garapan Ryan Adriandhy yang diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo. Film tersebut tayang di bioskop pada 18 Maret 2026 dan mengangkat kisah masa kecil seorang anak perempuan di Surabaya pada era 1960-an.
Dalam film tersebut, Luisa memerankan karakter anak yang penuh rasa ingin tahu. Penampilannya mengantarkannya bersaing dengan sejumlah aktris senior dalam salah satu kategori utama Piala Citra.
Setelah membintangi Na Willa, Luisa juga menjadi pemeran utama sebagai Ara dalam film Kado untuk Ibu. Namun, Na Willa bukan pengalaman pertamanya di dunia akting.
Aktris kelahiran 9 Juli 2019 dengan nama lengkap Luisa Adreena Arsantio itu sebelumnya membintangi film Patah Hati yang Kupilih (2025) sebagai Biru. Ia juga tampil dalam serial Jangan Salahkan Aku Selingkuh (2024), serta sinetron Ketika Cinta Memanggilmu dan Bukan Karena Tak Cinta pada 2025.
Sebelum terjun ke dunia akting, Luisa menekuni dunia modeling dan meraih gelar juara dalam ajang Mothercare Indonesia Model Hunt 2024.
Selain nominasi untuk Luisa, film Na Willa juga masuk dalam kategori Film Cerita Panjang Terbaik dan Penulis Skenario Adaptasi Terbaik untuk Ryan Adriandhy. Secara keseluruhan, film tersebut meraih sembilan nominasi Piala Citra FFI 2026.
Tahun ini, terkumpul 531 karya dari seluruh Indonesia dan menghadapi proses seleksi dan penjurian yang ketat, yang terdiri dari 93 film cerita panjang, 177 film cerita pendek, 1 film animasi panjang, 5 animasi pendek, 57 animasi pendek, 20 dokumenter panjang, 73 dokumenter pendek, 110 kritik film.
Nominasi ini melalui proses penilaian 85 anggota Akademi Citra dan 35 perwakilan 13 organisasi profesi perfilman.
Festival Film Indonesia 2026 kali ini terdiri dari 23 kategori dan 4 penghargaan khusus, yakni film terlaris, film pilihan penonton, aktor pilihan penonton, dan aktris pilihan penonton.
Malam puncak penganugerahan Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2026 akan digelar pada November 2026. (hm25/cnn Indonesia)



























































