Live Instagram Sarwendah Dibatasi Setahun Usai Pelaporan Massal

Sarwendah. (Foto: Grid.ID/Ragilita Desyaningrum)
Jakarta, MISTAR.ID - Fitur siaran langsung atau live Instagram Sarwendah dibatasi selama satu tahun setelah akun tersebut dilaporkan oleh sejumlah pengguna. Pembatasan itu terjadi setelah Sarwendah mengunggah rekaman video panggilan dan tangkapan layar percakapan Ruben Onsu dengan orang lain pada akhir pekan lalu.
Pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu, membenarkan pembatasan tersebut saat ditemui usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026). Ia menduga ada pihak tertentu yang sengaja mengoordinasikan pelaporan terhadap akun Instagram kliennya.
"Kalau enggak salah itu adalah hasil dari report, bahwa ada pihak-pihak yang sengaja report," kata Chris seperti diberitakan detikcom, Rabu (14/10/2026).
Menurut Chris, konflik yang melibatkan dua figur publik tersebut membuat setiap tindakan yang dilakukan keduanya berpotensi menimbulkan dampak luas.
"Ini adalah satu konsekuensi di mana kedua belah pihak yang saat ini sedang bersengketa merupakan publik figur, ya. Jadi apa pun yang dilakukan oleh seorang publik figur itu pasti memiliki dampak," ujarnya.
Sebelumnya, Sarwendah melalui keterangannya pada Selasa (13/10/2026) menjelaskan unggahan tersebut dihapus oleh sistem Instagram, bukan dihapus atas keinginannya sendiri. Ia menyebut unggahan itu telah dilaporkan sejak pertama kali dipublikasikan dan sempat bertahan setelah dirinya mengajukan banding.
"Postingan kemarin bukan saya hapus. Sebenarnya postingan itu sudah di-report dari hari pertama saya up ke Instagram saya, sempat bertahan setelah saya ajukan banding, tapi hari ini akhirnya diturunkan Instagram setelah makin banyak di-report," tulis Sarwendah.
Ia juga mengungkapkan bahwa akun Instagram-nya dikenai pembatasan fitur live selama satu tahun dan mendapat peringatan terkait kemungkinan pemblokiran akun.
"Saya juga kena pembatasan live selama setahun, dan ada peringatan akan di-banned akunnya," sambungnya.
Terkait langkah pemulihan akun dan upaya hukum di ranah digital, Chris mengatakan hal tersebut menjadi kewenangan anggota tim kuasa hukum lainnya, Pablo Benua.
"Saya enggak mau statement terlalu jauh, ya, karena nanti itu ranahnya dari rekan sejawat saya, Pablo Benua, ya," tuturnya.
Chris menegaskan tim kuasa hukum akan terus mendukung Sarwendah dan menghormati langkah yang diambil kliennya. Ia juga menyoroti tekanan yang menurutnya dialami Sarwendah selama konflik dengan mantan suaminya berlangsung.
"Klien kami diam saja. Diam saja disudutkan, dibuat narasi-narasi yang tidak baik. Nah, apalagi ketika mungkin namanya manusia, tidak ada manusia yang sempurna, mungkin ada khilaf kata ya itu tidak bisa kita hindari," ucap Chris. (hm25/detikcom)
PREVIOUS ARTICLE
Go Public 8 Bulan, Ha Jung-woo Mendadak Umumkan Tanggal Pernikahan dengan Cha Jung-won
























































