Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Stok Mulai Masuk, Harga Minyakita di Pematangsiantar Masih Bertahan Tinggi

Mistar.idSelasa, 14 April 2026 pukul 16.15 WIB
stok_mulai_masuk_harga_minyakita_di_pematangsiantar_masih_bertahan_tinggi

Pedagang minyakkita di pasar Dwikora, Kota Pematangsiantar. (foto:abdi/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Setelah sempat memicu lonjakan harga, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Pematangsiantar menyampaikan bahwa Perum Bulog mulai kembali menyalurkan Minyakita ke sejumlah kios di pasar tradisional. Namun demikian, harga di pasaran masih terpantau tinggi dan belum menunjukkan penurunan signifikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejak hari ini Bulog telah mulai mengisi kembali stok Minyakita ke kios-kios di Pasar Horas, Pasar Dwikora, serta sejumlah titik penjualan lainnya di Kota Pematangsiantar.

"Tadi aku sudah telepon ke Bulog terkait Minyakita, katanya per hari ini Bulog sudah mulai mengisi lagi Minyakita ke kios-kios yang ada di Pasar Horas, Dwikora, dan kios lainnya," ujar Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, Herbet Aruan, saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).

Meski distribusi mulai berjalan, pasokan yang tersedia dinilai masih terbatas. Saat ini, Bulog juga masih menunggu tambahan pengiriman dari dua pabrik produsen Minyakita lainnya untuk memenuhi kebutuhan pasar.

"Saat ini juga Bulog menunggu pesanan mereka dari dua pabrik lainnya. Semoga segera pengirimannya sehingga kondisi minyak kembali normal di pasaran," ucapnya.

Sementara itu, di tingkat pedagang, harga Minyakita masih bertahan tinggi. Di sejumlah kios, minyak goreng bersubsidi tersebut dijual hingga Rp20 ribu per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Sebelumnya, salah seorang pedagang di Pasar Dwikora, Marga Sihombing, mengatakan bahwa kenaikan harga ini tidak terjadi secara mendadak, melainkan akibat pasokan yang kian menipis.

"Sekarang kami jual Rp20.000 per liter. Sebelumnya masih sempat di harga Rp18.000. Masalah utamanya itu stok Minyakita sekarang langka. Barangnya susah didapat, itu yang buat harganya melambung tinggi," ujarnya kepada Mistar.id, Selasa (14/4/2026).

Siska, salah satu pembeli yang ditemui di lokasi, menyatakan keberatannya atas ketidakstabilan harga ini.

"Bingung kita, katanya minyak subsidi untuk rakyat kecil, tapi harganya kok sampai Rp20 ribu? Kalau begini terus, uang belanja tidak cukup lagi," tuturnya mengeluh. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN